Manchester United mengakhiri musim 2024/2025 dengan hasil yang mengecewakan. Setan Merah hanya mampu finis di peringkat 15 klasemen Premier League, terpaut dua tingkat dari zona degradasi. Kegagalan ini membuat mereka absen dari kompetisi Eropa musim depan. Meskipun sempat memiliki peluang melalui jalur juara Europa League, mereka takluk dari Tottenham Hotspur di final dengan skor 0-1. Namun, di balik kekecewaan tersebut, terdapat optimisme untuk masa depan.
Bek Manchester United, Matthijs de Ligt, meyakini timnya akan bangkit pada musim 2025/2026. Ia menekankan pentingnya persiapan pramusim yang matang sebagai kunci keberhasilan. Absennya Euro dan Piala Dunia tahun ini, menurutnya, memberikan waktu yang cukup bagi tim untuk fokus mempersiapkan diri.
Peran Penting Pramusim untuk Kebangkitan MU
De Ligt, dalam wawancara eksklusif dengan MUTV yang dikutip Bola.net, mengungkapkan pentingnya pramusim yang baik. Ia percaya bahwa waktu yang tersedia tanpa terbebani agenda internasional akan menjadi faktor pembeda. MU akan memanfaatkan waktu ini secara maksimal untuk meningkatkan performa tim.
Lima Pemain Muslim yang Pernah Membela Manchester United
Sejarah Manchester United juga diwarnai oleh sejumlah pemain muslim berbakat. Beberapa dari mereka bahkan menjadi andalan di lini depan. Berikut lima pemain muslim yang pernah membela klub berjuluk Setan Merah tersebut:
1. Amad Diallo: Dari Serie A hingga Old Trafford
Amad Diallo, pemain sayap asal Pantai Gading, bergabung dengan Manchester United pada Januari 2021. Kariernya di level junior dimulai di Italia sebelum akhirnya bersinar di Atalanta.
Diallo mencetak sejarah sebagai pemain kelahiran 2002 pertama yang mencetak gol di Serie A. Namun, jalannya di MU tidak selalu mulus. Ia sempat dipinjamkan ke Rangers FC dan Sunderland untuk mendapatkan pengalaman bermain.
Setelah cedera lutut yang cukup parah, Diallo kembali ke Old Trafford dan menjadi andalan di bawah asuhan Ruben Amorim. Ia memberikan kontribusi signifikan di Premier League dan Liga Eropa musim 2024/2025.
2. Sofyan Amrabat: Petualangan Singkat di Old Trafford
Sofyan Amrabat bergabung dengan Manchester United pada September 2023 sebagai pemain pinjaman. Gelandang asal Maroko ini menjadi sorotan di Piala Dunia 2022 bersama Timnas Maroko.
Amrabat hanya bermain untuk MU hingga Juni 2024 sebelum kembali ke Fiorentina. Pada musim 2025/2026, ia akan melanjutkan kariernya di Fenerbahce, klub Turki.
3. Paul Pogba: Dari Akademi MU hingga Juventus
Paul Pogba merupakan pemain muslim yang pernah membela Manchester United sejak usia muda. Ia memulai kariernya di akademi MU sebelum pindah ke Juventus.
Pogba kembali ke Manchester United pada tahun 2016, namun ia kembali ke Juventus pada tahun 2024. Saat ini, Pogba masih belum bergabung dengan klub manapun, meski telah menang banding terkait hukuman doping.
4. Marouane Fellaini: Kapten Muslim Pertama MU
Marouane Fellaini, pemain asal Belgia, menjadi kapten Muslim pertama Manchester United. Ia bergabung dengan Setan Merah dari Everton pada tahun 2013.
Fellaini bermain untuk MU selama lima tahun, melakukan 177 penampilan, mencetak 22 gol, dan memberikan 12 assist. Ia kemudian melanjutkan kariernya di Liga China sebelum pensiun pada Februari 2024.
5. Zidane Iqbal: Wonderkid yang Berlabuh di Belanda
Zidane Iqbal, gelandang tengah jebolan akademi Manchester United, hanya mencatatkan satu penampilan bersama tim utama.
Meskipun sempat dijuluki wonderkid, Iqbal memilih bergabung dengan FC Utrecht di Belanda pada awal musim 2023/2024. Ia juga pernah bermain melawan Timnas Indonesia saat membela Irak di Piala Asia.
Musim 2024/2025 menjadi musim yang penuh tantangan bagi Manchester United. Namun, dengan optimisme yang diusung para pemain dan rencana pramusim yang matang, harapan untuk kebangkitan di musim depan tetap terbuka lebar. Kisah para pemain muslim yang pernah membela klub ini juga menjadi bagian penting dari sejarah Manchester United.





