Codemasters, pengembang game balap ternama di balik seri F1, Dirt, dan Grid, baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya. Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan resmi kepada VideoGamesChronicle, menyatakan langkah ini sebagai bagian dari strategi prioritas bisnis dan fokus perusahaan ke depan.
Pernyataan resmi Codemasters menekankan komitmen mereka untuk terus berkembang dan memenuhi kebutuhan pasar game yang dinamis. Mereka juga menjelaskan bahwa penyesuaian jumlah karyawan merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan portofolio game mereka.
Penyesuaian Jumlah Karyawan dan Restrukturisasi
Codemasters menjelaskan bahwa proses penyesuaian ini melibatkan penataan ulang peran karyawan. Sebagian karyawan akan dimutasi ke unit bisnis lain di bawah naungan induk perusahaan, Electronic Arts (EA).
Akuisisi Codemasters oleh EA pada tahun 2021 senilai 1,2 miliar dolar AS (sekitar Rp 16,9 triliun) menempatkan perusahaan ini di bawah payung EA. Dengan demikian, karyawan Codemasters otomatis menjadi karyawan EA.
Jumlah pasti karyawan yang terkena dampak PHK belum diungkapkan. Namun, EA sebelumnya telah mengumumkan rencana PHK 300-400 karyawan pada akhir April 2025. Sekitar 100 PHK berasal dari Respawn Entertainment, pengembang Apex Legends dan Star Wars Jedi.
Penyebab PHK dan Restrukturisasi
PHK massal ini dipicu oleh kinerja bisnis yang kurang optimal, terutama dalam hal penjualan game. EA juga tengah melakukan restrukturisasi studio game dan memfokuskan pengembangan pada judul-judul game tertentu.
Selain itu, EA sedang melakukan penyesuaian strategi untuk mewujudkan visinya menjadi pengembang game balap mobil terbaik di dunia dengan rilisan tahunan yang konsisten. Hal inilah yang mendasari keputusan untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran di internal perusahaan.
Penghentian Pengembangan Game WRC
Selain PHK, Codemasters juga mengumumkan penghentian kemitraan dengan World Rally Championship (WRC), yang telah berlangsung sejak 2020. Ini berarti pengembangan semua judul game dan konten baru yang berhubungan dengan merek WRC dihentikan.
Meskipun Codemasters menyatakan penghentian ini bukan permanen, pengembangan game WRC untuk saat ini dihentikan. Mereka memastikan EA Sports WRC, game WRC terakhir mereka, tetap tersedia bagi para pemain.
Namun, pengembangan konten baru untuk game tersebut dihentikan untuk jangka waktu yang belum ditentukan. Codemasters akan berfokus pada pengembangan game balap mobil baru yang sesuai dengan visi jangka panjang EA.
Codemasters akan tetap berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman game balap berkualitas tinggi. Fokus mereka saat ini adalah pada visi EA untuk menciptakan game balap mobil unggulan dengan rilis tahunan. Meskipun masa depan game WRC masih belum pasti, fokus Codemasters yang baru ini akan membentuk masa depan perusahaan dan portofolio game yang mereka kembangkan.





