Dexlite vs Pertamina Dex vs Biosolar: Pilih Mana?

Redaksi

Dexlite vs Pertamina Dex vs Biosolar: Pilih Mana?
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Memilih bahan bakar minyak (BBM) yang tepat untuk kendaraan diesel Anda bisa membingungkan. Pasar Indonesia menawarkan beberapa pilihan, termasuk Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar. Ketiganya ditujukan untuk mesin diesel, namun memiliki karakteristik dan harga yang berbeda. Artikel ini akan mengulas perbedaan mendalam antara ketiga jenis BBM tersebut, membantu Anda membuat pilihan yang tepat berdasarkan kebutuhan kendaraan dan anggaran.

Perbedaan utama terletak pada kualitas dan kandungannya, yang berdampak langsung pada performa mesin dan dampak lingkungan. Mari kita telusuri lebih dalam perbedaan masing-masing BBM tersebut.

Perbandingan Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar

Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar adalah tiga jenis BBM diesel yang dipasarkan PT Pertamina di Indonesia. Namun, ketiganya memiliki perbedaan signifikan dalam hal spesifikasi, harga, dan kegunaan.

Pertamina Dex dan Dexlite merupakan BBM non-subsidi, sementara Biosolar termasuk dalam kategori BBM subsidi pemerintah.

Perbedaan harga ini mencerminkan perbedaan kualitas dan kandungan pada masing-masing BBM.

Pertamina Dex: Performa dan Ramah Lingkungan

Pertamina Dex diklaim memiliki cetane number (CN) 53 dan kandungan sulfur maksimal 300 ppm (part per million), memenuhi standar Euro 4. Hal ini menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna, emisi gas buang yang lebih ramah lingkungan, dan suara mesin yang lebih halus.

Kandungan sulfur yang rendah melindungi komponen mesin dari keausan, sehingga usia pakai mesin menjadi lebih panjang.

Pertamina Dex direkomendasikan untuk kendaraan diesel yang membutuhkan performa optimal dan ketahanan mesin yang tinggi.

  • Pembakaran lebih sempurna menghasilkan tenaga lebih besar dan suara mesin lebih halus.
  • Kandungan sulfur rendah melindungi mesin dan ramah lingkungan.
  • Cocok untuk berbagai medan dan jenis kendaraan diesel.

Harga Pertamina Dex bervariasi antar wilayah. Pada Desember 2022, harga di Jawa-Bali adalah Rp 18.800 per liter, sedangkan harga tertinggi mencapai Rp 19.600 per liter di beberapa provinsi.

Dexlite: Pilihan Berkualitas dengan Harga Terjangkau

Dexlite merupakan varian BBM diesel dengan angka cetane minimal 51 dan kandungan sulfur maksimal 1200 ppm. Meskipun angka cetane dan kandungan sulfurnya lebih rendah daripada Pertamina Dex, Dexlite tetap menawarkan kualitas yang lebih baik dibandingkan Biosolar.

Dexlite dirancang khusus untuk melindungi mesin dengan Additive Formula, membuatnya cocok untuk kendaraan low SUV dan mobil niaga dengan teknologi common rail.

Dengan harga yang relatif terjangkau, Dexlite menjadi pilihan yang baik bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan antara kualitas dan harga.

  • Cetane number 51 dan kandungan sulfur maksimal 1200 ppm memastikan mesin tetap bertenaga.
  • Kualitas lebih baik dari Biosolar dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Formulasi aditif melindungi mesin dari keausan.

Dexlite menjadi pilihan ideal untuk kendaraan operasional bermesin diesel, terutama untuk bisnis skala kecil dan menengah.

Biosolar: BBM Subsidi dengan Harga Terjangkau

Biosolar adalah BBM diesel subsidi pemerintah dengan harga yang paling terjangkau, sekitar Rp 6.800 per liter di seluruh Indonesia. Namun, kualitasnya lebih rendah dibandingkan Pertamina Dex dan Dexlite, dengan angka cetane dan kandungan sulfur yang lebih tinggi.

Meskipun harganya murah, penggunaan Biosolar jangka panjang dapat berdampak negatif pada performa dan keausan mesin.

Biosolar lebih tepat digunakan untuk kendaraan-kendaraan diesel yang tidak terlalu menuntut performa tinggi.

Penggunaan Pertamina Dex, Dexlite, atau Biosolar bergantung pada kebutuhan dan prioritas masing-masing pengguna. Pertimbangkan faktor seperti performa mesin yang diinginkan, anggaran, dan dampak lingkungan sebelum membuat keputusan. Semoga informasi ini membantu Anda dalam memilih BBM diesel yang tepat.

Also Read

Tags

Leave a Comment