Gardaan Bermasalah? Kenali Tanda Oli Harus Ganti Sekarang!

Redaksi

Gardaan Bermasalah? Kenali Tanda Oli Harus Ganti Sekarang!
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Oli gardan, seringkali terabaikan, memainkan peran krusial dalam performa dan usia pakai kendaraan Anda. Komponen ini, khususnya pada mobil dengan penggerak roda belakang (RWD) atau empat roda (4WD), membutuhkan perawatan berkala untuk memastikan kinerja optimal. Mengganti oli gardan secara rutin merupakan investasi kecil yang berdampak besar pada kenyamanan dan umur panjang mobil Anda.

Mobil-mobil seperti Daihatsu Xenia, Luxio, Kijang Innova, dan Suzuki APV, hanyalah beberapa contoh kendaraan yang menggunakan oli gardan. Keberadaan oli gardan sangat penting karena fungsinya sebagai pelumas vital yang menjamin transmisi daya mesin ke roda penggerak berjalan lancar.

Fungsi Vital Oli Gardan dan Dampak Pengabaiannya

Oli gardan berfungsi sebagai pelumas utama pada sistem penggerak roda. Pelumasan yang memadai memastikan putaran roda gigi berjalan halus dan efisien.

Tanpa pelumasan yang cukup, gesekan antar komponen meningkat. Hal ini menyebabkan keausan prematur, kebisingan, dan bahkan kerusakan permanen pada sistem penggerak.

Kinerja mobil akan menurun drastis. Akibatnya, Anda mungkin merasakan getaran, suara berdecit atau dengungan, dan kesulitan perpindahan gigi.

Biaya perbaikan akibat kerusakan sistem penggerak akibat kekurangan oli gardan jauh lebih mahal daripada biaya penggantian oli secara berkala.

Tanda-Tanda Oli Gardan Perlu Diganti

Meskipun harga oli gardan relatif murah, banyak pemilik mobil yang tetap mengabaikan penggantiannya. Berikut beberapa indikator yang menunjukkan perlunya penggantian oli gardan:

Perubahan warna oli gardan menjadi petunjuk penting. Oli gardan yang baru biasanya berwarna bening kemerahan. Jika berubah menjadi putih (indikasi kontaminasi air) atau abu-abu metalik tua (indikasi aus dan kotor), segera ganti.

Kontaminasi air biasanya terjadi akibat mobil melewati genangan air atau banjir. Sementara perubahan warna menjadi abu-abu metalik menandakan oli telah melewati batas masa pakainya.

Munculnya gejala-gejala aneh pada mobil juga perlu diwaspadai. Suara dengungan dari bagian bawah mobil, getaran pada bodi, atau suara bising saat berbelok bisa menjadi indikasi masalah pada oli gardan.

Gejala-gejala ini terjadi karena oli gardan yang sudah aus tidak lagi mampu melumasi komponen dengan baik. Hal ini menyebabkan gesekan berlebihan dan menghasilkan suara-suara yang tidak normal.

Jadwal Penggantian Oli Gardan yang Dianjurkan

Setiap mobil memiliki rekomendasi jadwal penggantian oli gardan yang berbeda, tergantung pada jenis kendaraan, beban kerja, dan jenis oli yang digunakan. Konsultasikan buku panduan pemilik mobil Anda untuk informasi yang akurat.

Sebagai pedoman umum, penggantian oli gardan disarankan setiap 40.000 kilometer atau dua tahun sekali, mana yang lebih dulu tercapai. Untuk kendaraan matic, beberapa mekanik menyarankan interval penggantian yang sedikit lebih panjang, namun tetap memperhatikan kondisi oli.

Selain memperhatikan jarak tempuh dan waktu pemakaian, perhatikan juga kondisi oli gardan itu sendiri. Jika ditemukan perubahan warna atau kekentalan yang signifikan, segera lakukan penggantian.

Selalu gunakan oli gardan yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan Anda. Menggunakan oli yang tidak sesuai spesifikasi dapat merusak komponen dan memperpendek umur pakai sistem penggerak.

Menjaga kondisi oli gardan yang prima merupakan bagian penting dari perawatan mobil. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat mencegah kerusakan yang mahal dan memastikan kenyamanan berkendara. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi, jangan abaikan pentingnya perawatan oli gardan untuk mobil Anda.

Also Read

Tags

Leave a Comment