Dominasi Francesco Bagnaia kembali terlihat jelas di MotoGP Austria 2024. Pembalap Ducati Lenovo Team ini tampil luar biasa, mengamankan kemenangan ketiga berturut-turut di Red Bull Ring. Kemenangan ini memperpanjang rekor kesuksesannya di sirkuit tersebut, menyamai prestasinya pada tahun 2022 dan 2023.
Bagnaia menunjukkan kecepatan dan konsistensi yang luar biasa sepanjang balapan, meninggalkan para pesaingnya jauh di belakang. Jorge Martin dari Prima Pramac Racing harus puas dengan posisi kedua, sementara Enea Bastianini (Ducati Lenovo Team) melengkapi podium.
Start yang Sulit untuk Marc Marquez, Kemenangan Mutlak Bagnaia
Start balapan diwarnai insiden yang melibatkan Marc Marquez. Kegagalan perangkat holeshot-nya menyebabkan kontak dengan Franco Morbidelli.
Meskipun keduanya menghindari kecelakaan serius, insiden ini membuat Marquez tertinggal di posisi 13 dan Morbidelli di posisi 15. FIM MotoGP™ Steward Panel memutuskan tidak ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan setelah investigasi.
Berbeda dengan Marquez, Bagnaia dengan cepat mengambil alih pimpinan balapan dari Martin di lap kedua. Keunggulannya terus bertambah hingga akhir balapan.
Kecepatan Bagnaia begitu dominan sehingga ia berhasil unggul 3,2 detik atas Martin di garis finis. Ini menjadi bukti nyata kehebatannya di sirkuit Red Bull Ring.
Persaingan Sengit di Barisan Belakang
Di belakang dua pembalap terdepan, persaingan berlangsung ketat. Jack Miller dan Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing berjuang keras untuk memperebutkan posisi empat besar.
Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dan Marquez juga terlibat dalam pertarungan sengit untuk posisi-posisi teratas. Maverick Vinales dan Aleix Espargaro dari Aprilia Racing juga beradu kecepatan memperebutkan posisi ketujuh.
Di pertengahan balapan, jarak antara Bagnaia dan Martin mulai melebar. Martin berusaha mengejar, namun kecepatan Bagnaia tak mampu dikejar.
Pada sisa 15 lap, perbedaan waktu antara keduanya semakin menjauh, memastikan kemenangan Bagnaia yang mutlak.
Perjuangan dan Kejatuhan Beberapa Pembalap
Marc Marquez menunjukkan mental baja. Setelah insiden di awal balapan, ia berhasil bangkit dan finis di posisi keempat, mengungguli Binder dan Bezzecchi.
Nasib kurang beruntung dialami Jack Miller yang terjatuh di lap 11. Meskipun bisa melanjutkan balapan, ia hanya finis di posisi ke-19.
Maverick Vinales mengamankan posisi ketujuh, diikuti Morbidelli dan Aleix Espargaro. Alex Marquez berhasil finis di posisi ke-10, unggul atas Pol Espargaro yang tampil sebagai wildcard.
Balapan di Austria ini menjadi bukti nyata konsistensi dan dominasi Bagnaia. Ia mampu mengontrol balapan dari awal hingga akhir, menunjukkan skill dan strategi balap yang luar biasa.
Kemampuannya membaca lintasan dan mengendalikan motor di Red Bull Ring patut diacungi jempol. Kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang seri selanjutnya di Grand Prix Aragon.
Aragon akan menjadi tantangan baru bagi para pembalap. Persaingan diprediksi semakin ketat dan menarik untuk disaksikan. Akankah Bagnaia kembali menunjukkan dominasinya?
Grand Prix Aragon akan berlangsung pada 30 Agustus hingga 1 September mendatang. Kita nantikan bagaimana persaingan sengit selanjutnya di lintasan.





