Honda Supra X 125, motor bebek legendaris yang dikenal dengan ketangguhan dan efisiensi bahan bakarnya, telah menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun. Kepopulerannya yang bertahan hampir dua dekade membuktikan kualitas dan daya tahannya. Namun, perawatan yang kurang tepat dapat menimbulkan masalah serius, bahkan pada komponen vital seperti piston.
Salah satu masalah yang sering diabaikan adalah baret pada liner silinder. Kerusakan ini, meskipun terlihat sepele, bisa berdampak fatal pada performa mesin dan bahkan menyebabkan kerusakan permanen.
Penyebab Baret pada Liner Silinder Honda Supra X 125
Menurut Tatang Mulyono, kepala bengkel Setia Utama Motor, penyebab utama baret pada liner silinder seringkali berkaitan dengan penggunaan piston non-orisinal atau berkualitas rendah saat proses oversize. Piston KW seringkali tidak presisi, sehingga menimbulkan gesekan berlebihan saat dipasang.
Gesekan ini menghasilkan baret melingkar pada liner silinder. Tatang mengungkapkan ia telah menangani dua kasus serupa yang menunjukkan pola kerusakan ini.
Proses oversize yang tidak tepat juga berperan penting. Pentingnya ketelitian dalam proses pembubutan blok silinder agar piston dapat masuk dengan mulus dan menghindari gesekan berlebih sangat ditekankan.
Gejala dan Dampak Kerusakan
Gejala awal baret pada liner silinder seringkali berupa suara ngelitik dari mesin. Suara ini seringkali disalahartikan sebagai klep yang kendur atau piston yang mentok ke head silinder.
Jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah. Asap putih akan keluar dari knalpot, oli mesin cepat habis, dan yang terburuk, piston bisa macet.
Hal ini kerap terjadi karena pemilik motor memilih spare part murah demi penghematan biaya, tanpa mempertimbangkan kualitas yang dikorbankan.
Tips Mencegah Baret pada Piston Honda Supra X 125 dan Perawatan Optimal
Untuk mencegah masalah ini, pemilihan suku cadang original sangat penting. Gunakan selalu piston dan komponen mesin dari Honda Genuine Parts untuk memastikan kualitas dan kompatibilitas yang optimal.
Pilih bengkel yang berpengalaman dan terpercaya untuk melakukan oversize atau perbaikan mesin. Keahlian tukang bubut sangat krusial dalam memastikan proses pembubutan blok silinder dilakukan dengan tepat.
Perhatikan gejala awal kerusakan. Jika Anda mendengar suara ngelitik atau melihat asap putih dari knalpot, segera periksa mesin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Perawatan rutin sangat penting. Ganti oli secara berkala sesuai anjuran pabrikan. Pastikan pula tidak ada kotoran yang masuk ke dalam mesin untuk meminimalisir keausan komponen.
Honda Supra X 125 memiliki piston berdiameter 52,4 mm dengan jarak clearance standar sekitar 0,050 mm. Oversize menjadi solusi jika clearance ini melebar akibat pemakaian, namun harus dikerjakan dengan hati-hati dan menggunakan komponen berkualitas.
Menjaga Kinerja Optimal Mesin Supra X 125
Selain poin-poin pencegahan di atas, memahami spesifikasi mesin dan memperhatikan detail perawatan akan memperpanjang usia pakai motor kesayangan Anda.
Konsultasikan secara berkala dengan mekanik handal untuk memastikan kondisi mesin tetap prima. Perawatan preventif jauh lebih baik daripada perbaikan yang membutuhkan biaya besar dikemudian hari.
Meskipun dikenal tangguh, Honda Supra X 125 tetap membutuhkan perawatan yang tepat. Pemilihan suku cadang berkualitas dan perawatan berkala akan memastikan performa mesin tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang. Ketelitian dalam perawatan akan menjaga legenda motor bebek ini tetap andal menemani aktivitas sehari-hari.





