Inspirasi Indonesia: 15 Polisi Inspiratif Calon Hoegeng Awards 2025

Redaksi

Inspirasi Indonesia: 15 Polisi Inspiratif Calon Hoegeng Awards 2025
Sumber: Detik.com

Dewan Pakar Hoegeng Awards 2025 telah menyeleksi 15 polisi sebagai kandidat penerima penghargaan bergengsi tersebut. Proses seleksi yang ketat menghasilkan kandidat dari berbagai kategori, menunjukkan dedikasi dan integritas para anggota kepolisian yang luar biasa. Saat ini, masyarakat diajak berpartisipasi dalam uji publik untuk memberikan informasi tambahan mengenai para kandidat.

Uji publik dibuka sejak 11 Mei 2025, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan dan informasi tambahan tentang para kandidat. Kerahasiaan identitas pelapor dijamin oleh redaksi. Informasi dapat dikirimkan ke email [email protected] dengan menyertakan data pendukung.

Kandidat Polisi Berintegritas: Teladan Anti Korupsi dan Sederhana

Kategori Polisi Berintegritas menyoroti para anggota kepolisian yang konsisten menolak suap dan menunjukkan hidup sederhana. Keteladanan mereka menjadi inspirasi bagi korps kepolisian dan masyarakat.

AKBP Seminar Sebayang, Kepala SPN Polda Sulteng, dikenal karena komitmennya memberantas pungli. Ia bahkan tinggal di kos sederhana bersama keluarga.

Kesaksian dari berbagai pihak, termasuk mantan rekan kerja dan pengajar pondok pesantren, memperkuat citra AKBP Sebayang sebagai sosok yang berintegritas tinggi.

Kompol Reny Arafah, siswa S2 PTIK, menolak suap saat menindak perjudian terselubung dalam ritual adat Dayak. Ketegasannya patut diacungi jempol.

Kesaksian dari tokoh adat Dayak menguatkan cerita Kompol Reny yang berani menolak suap dan tetap konsisten memberantas perjudian.

Brigjen Arief Adiharsa, Wakakortas Tipikor Bareskrim Polri, dikenal antisuap dan hidup sederhana. Ia bahkan menolak bertemu pihak berperkara.

Para saksi, termasuk rekan kerjanya, menyatakan bahwa Brigjen Arief tetap konsisten pada prinsip integritas dan hidup sederhana.

Kandidat Polisi Inovatif: Membangun Perubahan Melalui Inovasi

Kategori Polisi Inovatif menunjukkan kreativitas dan kemampuan para polisi dalam menciptakan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan. Inovasi mereka berdampak positif bagi masyarakat.

Aiptu Karyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mentaos, Banjarbaru, berinisiatif mengubah lahan kosong menjadi tambak ikan, meningkatkan perekonomian warga.

Kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, membuat program tambak ikan ini berhasil dan meningkatkan pendapatan warga.

Iptu Andi Sri Ulva Baso, Paur Fasmat SBST Subdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, menggagas “Meja Tanpa Laci” untuk meningkatkan transparansi pelayanan publik dan mencegah pungli.

Inovasi “Meja Tanpa Laci” mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk mentornya dari SPAK Sulsel, karena keberaniannya dalam memberantas korupsi.

AKBP Condro Sasongko, Kapolres Serang, meluncurkan program ‘Ngariung Iman, Ngariung Aman’, meningkatkan pelayanan kepolisian dan menekan angka kejahatan.

Program ini berhasil menekan angka kejahatan dan membantu menangani pengangguran di Kabupaten Serang. Hal ini menunjukkan dampak positif program tersebut.

Kandidat Polisi Pelindung Perempuan dan Anak: Menjaga Kelompok Rentan

Kategori ini menghargai dedikasi para polisi yang berjuang melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.

Kombes Retno Prihawati, Atase Polri di Manila, berhasil menyelamatkan ratusan WNI korban TPPO di Filipina. Respons cepat dan koordinasi yang baik menjadi kuncinya.

Keberhasilan penyelamatan ratusan WNI korban TPPO menunjukkan komitmen dan profesionalisme Kombes Retno dalam menjalankan tugasnya.

Kombes Rita Wulandari, Kasubdit 1 Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri, fokus pada kasus kekerasan perempuan dan anak. Ia berpengalaman mengungkap berbagai kasus besar.

Pengalaman Kombes Rita dalam menangani kasus TPPO dan kekerasan anak menunjukkan dedikasinya yang tinggi dalam melindungi kelompok rentan.

AKBP Ni Made Pujewati, Kasubdit Renakta Polda NTB, berhasil mengungkap kasus pelecehan seksual yang melibatkan kelompok rentan. Pendekatan komprehensif menjadi kunci keberhasilannya.

Keberhasilan AKBP Pujewati dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan seksual terhadap anak dan perempuan menunjukkan keahlian dan dedikasinya.

Kandidat Polisi Berdedikasi dan Tapal Batas/Pedalaman: Mengabdi di Tengah Keterbatasan

Kategori ini menghargai pengabdian polisi yang berdedikasi tinggi dan bertugas di daerah terpencil dengan keterbatasan infrastruktur. Mereka membuktikan bahwa pengabdian tak mengenal batas.

Kompol Tatang Yulianto, Kasubbag Pullahjianto Bagdalops Roops Polda Maluku, membangun bimbingan belajar gratis di Lubuklinggau. Dedikasi dan kepeduliannya patut ditiru.

Komitmen Kompol Tatang dalam membantu pendidikan anak-anak menunjukkan semangat pengabdiannya di luar tugas utamanya.

Aipda I Gede Arya Suantara, Bhabinkamtibmas Desa Gontoran, menunjukkan toleransi dan mendukung pendidikan agama di desanya, meski berbeda keyakinan.

Aipda Arya memberikan bantuan untuk TPQ dan petani setempat, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Aipda Rahmad Muhajirin, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro, mengaggas berbagai program untuk membantu warga, termasuk ambulans gratis dan bantuan saat musim kemarau.

Inisiatif Aipda Jirin dalam membantu warga menunjukkan kepeduliannya dan kemampuannya untuk memberikan solusi bagi berbagai permasalahan masyarakat.

Bripka Batias Yikwa, Banit 3 Satreskrim Polres Keerom, mendirikan rumah baca dan membina kelompok tani di Kampung Baburia. Ia menunjukkan pengabdian di tengah keterbatasan.

Bripka Batias berhasil meningkatkan literasi anak-anak dan perekonomian warga Kampung Baburia, menunjukkan pengabdian nyata di daerah terpencil.

Bripka Annas, Bhabinkamtibmas Banawa Selatan, berperan ganda sebagai polisi dan guru pengganti di desa terpencil. Ia membangun pondok belajar untuk meningkatkan literasi.

Keberanian dan kegigihan Bripka Annas dalam menjalankan tugas di daerah terpencil dan minim akses pendidikan sangat menginspirasi.

Bripka Riri Herlianto, Bhabinkamtibmas Polsek Hantakan, membuat kelas Bhabinkamtibmas untuk menginspirasi anak-anak Dayak agar tak putus sekolah.

Dedikasi Bripka Riri dalam memajukan pendidikan anak-anak Dayak di Pegunungan Meratus sangat mengharukan dan menunjukkan semangat pengabdian yang luar biasa.

Kelima belas kandidat ini mewakili beragam kekuatan dan keberagaman di dalam korps kepolisian. Semoga penghargaan Hoegeng Awards 2025 dapat memberikan apresiasi yang selayakanya dan menjadi inspirasi bagi generasi polisi selanjutnya.

Also Read

Tags

Leave a Comment