Seekor bobcat, kucing hutan asli Amerika Utara, berhasil mengalahkan seekor ular piton Burma raksasa di Florida. Ini merupakan kemenangan bagi predator asli Everglades dalam melawan spesies invasif yang dianggap sebagai hama.
Penemuan ini menunjukkan bahwa spesies asli Florida mampu beradaptasi dan mengatasi ancaman piton Burma. Temuan ini memberi harapan baru bagi upaya pelestarian ekosistem Everglades.
Penemuan Jenazah Piton dan Investigasi Awal
Ahli satwa liar Ian Bartoszek dari Conservancy of Southwest Florida menemukan sisa-sisa ular piton Burma jantan sepanjang empat meter dan berat 23,5 kilogram.
Ular tersebut, yang diberi nama Loki, ditemukan dalam kondisi mengenaskan; kepala dan lehernya telah digerogoti dan terkubur di dekat tubuhnya.
Awalnya, Bartoszek dan timnya melacak Loki untuk menemukan ular betina yang akan dikawini. Namun, mereka menemukan TKP yang menyerupai “kejadian kriminal” di alam liar.
Petunjuk dan Identifikasi Pelaku
Cara Loki mati, khususnya bagian leher yang digerogoti dan kepala yang dikubur, menunjukkan bahwa pelaku adalah kucing besar.
Bartoszek kemudian menghubungi ahli kucing liar David Shindle dari US Fish and Wildlife Service untuk memasang kamera di dekat lokasi penemuan.
Rekaman kamera pengawas kemudian memperlihatkan seekor bobcat dewasa yang muncul di TKP, seakan mencium bau dan kembali ke lokasi “pembunuhan”.
Hipotesis dan Dampak Lingkungan
Walaupun piton Burma dikenal memangsa kucing hutan, Bartoszek menduga bobcat memanfaatkan kesempatan saat Loki dalam kondisi lemah.
Suhu dingin beberapa hari sebelum penemuan kemungkinan membuat Loki, sebagai hewan berdarah dingin, menjadi lamban dan rentan terhadap serangan predator.
Kejadian ini dianggap sebagai “kemenangan untuk tim tuan rumah,” menunjukkan kemampuan predator asli untuk melawan balik spesies invasif.
Bartoszek menambahkan bahwa peristiwa serupa mungkin akan semakin umum terjadi di Everglades. Timnya menemukan sisa-sisa ular lain yang kemungkinan dibunuh oleh beruang hitam setelah cuaca dingin.
Harapan Pemulihan Ekosistem
Terdapat indikasi bahwa ekosistem Everglades secara perlahan menyeimbangkan dirinya kembali.
Predator asli, seperti bobcat dan beruang hitam, mulai mengenali piton Burma sebagai sumber makanan baru dan mampu memanfaatkan kelemahan mereka.
Penemuan ini menunjukkan bahwa predator asli dapat memainkan peran penting dalam mengendalikan populasi piton Burma dan memulihkan keseimbangan ekosistem Everglades.
Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya dinamika interaksi antara predator asli dan piton Burma di Everglades. Namun, temuan ini menawarkan secercah harapan bagi upaya konservasi dan restorasi ekosistem yang terganggu oleh spesies invasif.





