Mahasiswi PP Hemat: Rp 3 Juta Naik Pesawat Setiap Hari?

Redaksi

Dedikasi seorang idol dalam mengejar pendidikan seringkali menjadi inspirasi bagi banyak orang. Tak kenal lelah, mereka menyeimbangkan karier gemerlap dengan tuntutan akademik yang berat. Salah satu contohnya adalah Yuzuki Nakashima, anggota girl group populer Sakurazaka46, yang rela menempuh perjalanan jauh demi pendidikannya.

Yuzuki, dengan konsistensinya yang patut diacungi jempol, membuktikan bahwa impian dapat diwujudkan dengan kerja keras dan pengorbanan. Kisahnya menginspirasi banyak orang untuk tetap mengejar mimpi, meski harus menghadapi tantangan besar.

Perjalanan Panjang Menuju Kampus Impian

Yuzuki Nakashima, idol J-Pop berusia 22 tahun, tinggal di Tokyo untuk aktivitasnya sebagai anggota Sakurazaka46. Namun, ia memilih untuk berkuliah di sebuah universitas di Fukuoka, sebuah kota yang cukup jauh dari ibu kota Jepang.

Perjalanan ini bukanlah hal mudah. Ia harus bangun pukul 5 pagi setiap harinya, bergegas ke Bandara Haneda pukul 6 pagi, dan terbang menggunakan penerbangan paling awal.

Setelah tiba di Bandara Kitakyushu sekitar pukul 09.30, ia masih harus melanjutkan perjalanan ke kampus menggunakan taksi atau bus. Total waktu tempuhnya lebih dari dua jam, dengan biaya mencapai lebih dari 15.000 yen (sekitar Rp 1,8 juta).

Keseimbangan Karier dan Studi

Bagi sebagian artis, perjalanan jauh untuk berkuliah mungkin dianggap menghambat karier. Namun, bagi Yuzuki, ini adalah mimpi yang harus diwujudkan.

Ia telah bercita-cita masuk universitas tersebut sejak kecil. Komitmennya yang tinggi untuk menyeimbangkan karier dan studi sungguh menginspirasi.

Yuzuki memanfaatkan waktu perjalanan panjangnya untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah. Di kampus, ia juga dikenal sebagai mahasiswa yang rajin dan tekun belajar.

Teman-teman kampusnya pun menerima Yuzuki dengan baik, tanpa memperlakukannya berbeda hanya karena statusnya sebagai idola terkenal.

Dedikasi yang Mengagumkan

Setelah selesai kuliah, Yuzuki kembali terbang ke Tokyo untuk latihan tari dan vokal hingga malam hari. Rutinitas melelahkan ini telah ia jalani selama empat tahun.

Sebelum bergabung dengan Sakurazaka46, ia bahkan bekerja paruh waktu untuk mengumpulkan uang kuliah. Kini, ia telah menyelesaikan studinya dan fokus pada kegiatan grup.

Kisah inspiratif Yuzuki menjadi viral dan menuai banyak pujian. Ia pun membagikan pesan inspiratifnya: “Jika kamu punya mimpi, tidak peduli betapa sulit kelihatannya, jadilah berani dan kejar. Setiap detik yang kamu habiskan untuk meraih mimpi akan menjadi salah satu kenangan paling berharga dalam hidup.”

Dedikasi Yuzuki untuk pendidikan di tengah kesibukan kariernya menunjukkan bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan pendidikan adalah mungkin. Kisahnya menjadi contoh nyata bagaimana tekad dan kerja keras dapat mengantarkan seseorang pada kesuksesan di berbagai bidang.

Pengorbanan dan komitmen Yuzuki menjadi bukti nyata bahwa keinginan untuk belajar tidak mengenal batas usia atau profesi. Ia menginspirasi banyak orang untuk mengejar mimpi mereka, betapapun menantangnya.

Also Read

Tags

Leave a Comment