PT Mobil Anak Bangsa (MAB) kembali mencuri perhatian di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025. Mereka meluncurkan prototipe minivan listrik terbarunya, MAB SF B02, yang dirancang khusus untuk pasar angkutan umum perkotaan. Desainnya yang modern dan fungsional diharapkan mampu merebut hati konsumen Indonesia yang semakin melek teknologi. Kehadiran MAB SF B02 juga menjadi bukti nyata perkembangan industri kendaraan listrik di tanah air.
MAB SF B02 menjanjikan solusi transportasi yang efisien dan ramah lingkungan. Minivan ini hadir dengan berbagai fitur unggulan yang mampu bersaing dengan kompetitor di kelasnya. Ketersediaan pilihan baterai dan jangkauan yang luas menjadikan MAB SF B02 sebagai pilihan yang menarik bagi operator angkutan umum maupun konsumen individu.
Desain dan Spesifikasi MAB SF B02: Mengusung Kesan Modern dan Fungsional
Secara kasat mata, MAB SF B02 memiliki kemiripan dengan DFSK Gelora E. Kedua kendaraan berbagi kesamaan dimensi, dengan lebar 1.680 mm dan tinggi 2.000 mm, serta jarak sumbu roda 3.050 mm.
Namun, MAB menegaskan bahwa SF B02 memiliki perbedaan signifikan dalam hal teknologi dan performa. Perbedaan ini terletak pada spesifikasi komponen internal, sistem kelistrikan, dan fitur keselamatan yang disematkan. Pihak MAB enggan merinci lebih jauh detail perbedaan tersebut.
Keunggulan MAB SF B02: Jangkauan Jauh dan Fitur Keselamatan Terkini
MAB SF B02 menawarkan dua pilihan kapasitas baterai, yakni 30 kW dan 60 kW. Dengan baterai 60 kW, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 250 km dengan sekali pengisian daya.
Fitur keselamatan juga menjadi prioritas utama. MAB SF B02 telah dilengkapi dengan sistem pengereman canggih, termasuk Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Braking System (EBS). Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas kendaraan selama pengereman.
Pilihan Baterai dan Jarak Tempuh
Pilihan baterai yang tersedia memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk menyesuaikan kebutuhannya. Baterai 30 kW mungkin lebih cocok untuk penggunaan di area perkotaan dengan jarak tempuh yang lebih pendek.
Sementara baterai 60 kW ideal bagi mereka yang membutuhkan jangkauan lebih luas, misalnya untuk angkutan antar kota. MAB berkomitmen untuk terus melakukan riset dan pengembangan agar dapat memberikan pilihan yang lebih beragam di masa depan.
Harga dan Ketersediaan MAB SF B02: Peluang Pasar yang Menjanjikan
Meskipun masih berupa prototipe, MAB SF B02 sudah bisa dipesan dengan harga Rp 300 juta. Harga ini tergolong kompetitif jika dibandingkan dengan kompetitor di kelas yang sama.
MAB juga memamerkan kendaraan niaga listrik lainnya, yaitu pikap listrik SF T01. Pikap ini memiliki dimensi panjang 4.600 mm dan lebar 1.690 mm, dengan panjang bak terbuka 2.580 mm. Kehadiran berbagai varian kendaraan listrik dari MAB menunjukkan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
- MAB SF B02 menawarkan solusi angkutan perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan.
- Fitur keselamatan canggih seperti ABS dan EBS meningkatkan keamanan berkendara.
- Pilihan baterai 30 kW dan 60 kW memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan.
- Harga yang kompetitif dan jangkauan yang luas menjadi daya tarik utama.
- MAB juga menghadirkan pikap listrik SF T01 sebagai alternatif kendaraan niaga.
Kehadiran MAB SF B02 di PEVS 2025 memberikan angin segar bagi industri otomotif Indonesia. Komitmen MAB untuk terus berinovasi dan menghadirkan kendaraan listrik berkualitas tinggi menunjukkan potensi besar perkembangan sektor ini ke depannya. Dengan harga yang kompetitif dan fitur-fitur unggulan, MAB SF B02 berpotensi menjadi pilihan utama bagi operator angkutan umum dan konsumen individu yang mencari solusi transportasi modern dan ramah lingkungan. Kesuksesan MAB dalam memasarkan produk ini akan sangat bergantung pada strategi pemasaran yang tepat dan kualitas layanan purna jual yang handal.





