Lee Gil Ya, seorang kepala sekolah dan rektor berusia 93 tahun asal Korea Selatan, baru-baru ini menjadi viral karena penampilannya yang sangat awet muda. Foto dan video yang beredar di internet memperlihatkan kulitnya yang mulus dan kencang, serta rambut yang tebal dan lebat, jauh berbeda dari kebanyakan orang seusianya. Kehebohan ini memuncak setelah video terbaru beliau diunggah di kanal YouTube Universitas Gachon, tempatnya bekerja.
Banyak netizen yang tercengang dan tak percaya dengan usia sebenarnya Lee Gil Ya. Beberapa bahkan menjulukinya “vampir” karena penampilannya yang terlihat jauh lebih muda dari usia sebenarnya, diperkirakan setidaknya 30 tahun lebih muda.
Rahasia Awet Muda Rektor Lee Gil Ya yang Memukau Netizen
Penampilan awet muda Lee Gil Ya memicu berbagai spekulasi. Beberapa orang meragukan keajaiban alamiahnya, mengingat kecanggihan industri kecantikan di Korea Selatan.
Dugaan penggunaan botox atau prosedur kecantikan lainnya pun bermunculan. Namun, Lee Gil Ya sendiri telah mengungkapkan rahasia di balik penampilannya yang menawan.
Ia menekankan pentingnya gaya hidup sehat. Konsumsi air putih minimal 1,5 liter per hari menjadi rutinitasnya. Ia menghindari kopi dan menggantinya dengan teh. Penggunaan humidifier di rumah juga menjadi bagian dari perawatannya.
Selain itu, Lee Gil Ya juga rutin melakukan perawatan kecantikan. “Aku tidak minum alkohol atau merokok, aku menjaga rutinitas yang teratur dan menjalani perawatan laser secara rutin di departemen dermatologi Rumah Sakit Gil selama 10 tahun terakhir,” jelasnya kepada Herald Business.
Karier Cemerlang Seorang Dokter dan Inspirator
Lee Gil Ya bukan hanya terkenal karena penampilannya, tetapi juga karena kariernya yang inspiratif di bidang kedokteran dan pendidikan.
Kisah inspiratifnya berawal dari masa kecilnya, saat menyaksikan orang-orang meninggal tanpa pengobatan memadai. Hal ini mendorongnya untuk bertekad menjadi seorang dokter.
Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 1951 di Universitas Nasional Seoul. Ia menyelesaikan magangnya pada tahun 1965 di Rumah Sakit Mary Immaculate, AS, dan menjalani residensi di Queen’s Hospital Center pada tahun 1968.
Lee Gil Ya kemudian meraih gelar Doktor Kedokteran dari Universitas Jepang pada tahun 1977. Prestasi akademiknya tidak berhenti sampai di situ.
Ia mendirikan Yayasan Medis Gil dan Universitas Medis Gachon, serta saat ini menjabat sebagai presiden Universitas Gachon Terpadu. Sepanjang kariernya, ia telah memegang berbagai posisi kepemimpinan di lembaga pendidikan dan budaya.
Lee Gil Ya juga telah menerima banyak gelar doktor kehormatan atas kontribusi luar biasanya di bidang kedokteran dan pendidikan.
Kontroversi dan Inspirasi
Meskipun kontroversi terkait penampilannya masih bergulir, Lee Gil Ya tetap menjadi sosok inspiratif bagi banyak orang. Usianya yang lanjut tidak menghalanginya untuk tetap aktif dan berkontribusi.
Kisah sukses dan dedikasinya di bidang kedokteran dan pendidikan menjadi bukti bahwa usia hanyalah angka. Ia membuktikan bahwa dengan gaya hidup sehat dan dedikasi tinggi, seseorang dapat mencapai hal-hal luar biasa di usia berapa pun.
Lebih dari sekadar wajah awet muda, Lee Gil Ya adalah simbol kegigihan, dedikasi, dan semangat hidup yang patut diacungi jempol. Kisahnya menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kesehatan dan mengejar mimpi, tak peduli berapa usia kita.




