Aktris Syifa Hadju, dikenal lewat perannya sebagai Dinda dalam “Kisah untuk Geri”, mengungkapkan pengalaman pribadinya dalam menghadapi menstruasi. Ia mengaku sering mengalami kram perut saat menstruasi. Namun, berbeda dengan banyak wanita, Syifa memilih untuk tidak bergantung pada obat penghilang rasa sakit atau painkiller.
Syifa lebih menyukai pendekatan alami dan istirahat untuk meringankan ketidaknyamanan yang dialaminya. Ia meyakini bahwa tubuhnya tidak perlu bergantung pada obat-obatan. Pilihan ini, menurutnya, adalah cara yang lebih baik untuk mengatasi masalah tersebut.
Syifa Hadju: Mengatasi Nyeri Menstruasi Tanpa Painkiller
Syifa Hadju secara tegas menyatakan ketidakbergantungannya pada painkiller saat menstruasi. Ia mengatakan hal tersebut dalam acara peluncuran tagline baru Charm di Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025). Bagi Syifa, menahan rasa sakit adalah pilihan yang lebih disukainya daripada mengonsumsi obat-obatan.
Ia menyadari bahwa banyak perempuan memilih untuk mengonsumsi painkiller. Namun, baginya, pendekatan alami lebih cocok. Meskipun begitu, ia menekankan pentingnya konsultasi dan mengatakan bahwa tidak ada yang salah dengan mengonsumsi obat jika memang diperlukan dan sesuai aturan pakai.
Alternatif Alami Mengatasi Nyeri Menstruasi ala Syifa Hadju
Sebagai alternatif dari painkiller, Syifa Hadju menggunakan pembalut dengan sensasi dingin atau *cooling fresh*. Pembalut jenis ini terbukti efektif dalam meredakan rasa sakit perutnya.
Dengan menggunakan pembalut *cooling fresh*, Syifa merasa terbantu dalam mengatasi nyeri menstruasi tanpa perlu mengonsumsi obat. Ia merasa metode ini lebih sesuai dengan pilihan gaya hidupnya.
Tips Mengelola Nyeri Menstruasi: Istirahat dan Pemilihan Produk yang Tepat
Selain menggunakan pembalut *cooling fresh*, Syifa Hadju juga menekankan pentingnya istirahat yang cukup. Hal ini dianggapnya sebagai bagian penting dalam manajemen nyeri menstruasi.
Istirahat cukup membantu tubuh untuk memulihkan diri dan mengurangi tingkat stres, yang dapat memperburuk nyeri menstruasi. Menggabungkan istirahat yang cukup dengan pemilihan produk yang tepat, seperti pembalut *cooling fresh*, terbukti efektif baginya.
Selain istirahat, beberapa tips lain yang bisa dicoba untuk mengatasi nyeri menstruasi antara lain konsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga ringan, kompres hangat pada area perut, dan menjaga hidrasi tubuh. Penting untuk mendengarkan tubuh dan mencari metode yang paling nyaman dan efektif bagi setiap individu. Konsultasi dengan dokter juga sangat disarankan jika nyeri menstruasi sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Syifa Hadju membagikan pengalamannya sebagai bentuk inspirasi bagi wanita lain untuk menemukan cara terbaik dalam mengatasi nyeri menstruasi. Pilihannya untuk menghindari painkiller dan mengutamakan metode alami merupakan salah satu alternatif yang bisa dipertimbangkan. Namun, penting diingat bahwa setiap wanita memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga penting untuk mencari solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan individu. Kesehatan reproduksi perempuan perlu diperhatikan dengan baik dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami masalah.





