Sepatu Ganjar-Mahfud Debat Capres: Harga Bikin Penasaran?

Redaksi

Sepatu Ganjar-Mahfud Debat Capres: Harga Bikin Penasaran?
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Pasca debat Capres 2024 perdana pada Selasa, 12 Desember 2023, berbagai topik menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan pasangan Capres-Cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Keduanya tampil kompak dengan gaya monokrom hitam-putih yang elegan dan berkesan. Kesederhanaan penampilan mereka justru menjadi sorotan publik.

Gaya Monokrom dan Sepatu Lokal Ganjar-Mahfud Curi Perhatian

Penampilan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam debat Capres 2024 pertama sukses mencuri perhatian. Bukan karena kemewahan, melainkan karena kesederhanaan dan pilihan busana yang bermakna.

Mereka memilih paduan warna monokrom hitam putih yang minimalis namun tetap berkelas. Detail pemilihan kain dan aksesoris pun terlihat terencana dengan baik.

Sepatu Pijak Bumi: Sentuhan Lokal yang Berkelanjutan

Salah satu elemen yang paling mencuri perhatian adalah sepatu yang dikenakan keduanya. Sepatu tersebut ternyata merupakan produk lokal dari brand Pijak Bumi, asal Bandung, Jawa Barat.

Model sepatu yang dikenakan adalah seri ‘Saki Skeleton’. Pijak Bumi sendiri dikenal dengan komitmennya pada keberlanjutan, menggunakan bahan daur ulang dalam pembuatan produknya.

Sepatu ‘Saki Skeleton’ terbuat dari karet alam dan tali sepatu dari poliester daur ulang. Bahan utama sepatu mengganti katun murni dengan 70% kapas daur ulang dari limbah pabrik tekstil.

Hal ini sejalan dengan filosofi Pijak Bumi yang menekankan pentingnya daur ulang untuk mengurangi limbah. Harga sepatu ini tergolong terjangkau, yakni Rp 519.000, tersedia dalam berbagai ukuran (36-44).

Komitmen terhadap Fashion Berkelanjutan

Pilihan Ganjar-Mahfud untuk memakai sepatu Pijak Bumi menunjukkan dukungan terhadap industri fashion berkelanjutan di Indonesia.

Hal ini penting mengingat semakin meningkatnya limbah tekstil di Indonesia. Data menunjukkan bahwa limbah tekstil industri fashion Indonesia mencapai 2,3 juta ton pada tahun 2021, dengan hanya 300.000 ton yang dapat didaur ulang.

Tren global pun menunjukkan peningkatan konsumsi pakaian yang signifikan, diperkirakan akan mencapai 120 juta ton pada tahun 2030, berpotensi menghasilkan limbah tekstil hingga 300 juta ton pada tahun 2050.

Pesan Tersirat di Balik Kesederhanaan

Penampilan Ganjar-Mahfud dalam debat, yang menekankan pada kesederhanaan dan penggunaan produk lokal berkelanjutan, dapat diinterpretasikan sebagai pesan yang kuat.

Hal ini menunjukkan komitmen mereka terhadap kesetaraan dan keberlanjutan lingkungan. Pilihan tersebut juga berpotensi meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal dan fashion yang ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, penampilan Ganjar-Mahfud menjadi contoh bagaimana gaya yang sederhana namun bermakna dapat menyampaikan pesan yang kuat dan menginspirasi. Kesederhanaan tersebut tidak mengurangi wibawa mereka sebagai calon pemimpin, malah menambah daya tarik tersendiri. Pilihan sepatu lokal yang berkelanjutan pun menjadi poin plus, menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan dan mendukung industri kreatif dalam negeri. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap fashion berkelanjutan dan mendukung produk lokal.

Also Read

Tags

Leave a Comment