Silsilah Prabowo Subianto: Keturunan Ningrat, Calon Presiden 2024

Redaksi

Silsilah Prabowo Subianto: Keturunan Ningrat, Calon Presiden 2024
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, ekonom berpengaruh dalam sejarah Indonesia, meninggalkan warisan intelektual yang signifikan. Keturunan ningrat Jawa ini menamatkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ekonomi Belanda Rotterdam pada tahun 1937, meletakkan dasar bagi kariernya yang cemerlang.

Setelah Perang Dunia Kedua, Soemitro kembali ke Indonesia dan berkontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan. Perannya sebagai delegasi Indonesia di PBB di Amerika Serikat menunjukkan komitmennya terhadap negara.

Peran Soemitro dalam Perjuangan Kemerdekaan dan Politik Indonesia

Soemitro aktif dalam penggalangan dana untuk kemerdekaan. Ia menjadi tokoh penting dalam Konferensi Meja Bundar. Keikutsertaannya dalam Partai Sosialis Indonesia menunjukkan kecenderungan politiknya. Soemitro juga memiliki hubungan keluarga yang erat dengan tokoh politik terkemuka, Prabowo Subianto. Prabowo Subianto, bakal calon presiden yang dikenal tegas dan bijaksana, mewarisi intelektualitas dari sang ayah.

Keterlibatan Soemitro dalam Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatra menandai babak lain dalam karier politiknya. Namun, penumpasan PRRI memaksanya untuk tinggal di luar negeri hingga tahun 1967 demi menghindari situasi politik yang bergejolak.

Masa Jabatan sebagai Menteri dan Kontribusi di Bidang Ekonomi

Kembalinya Soemitro ke Indonesia pada tahun 1967 disambut oleh Presiden Soeharto. Ia diangkat menjadi Menteri Perdagangan dan Industri dalam Kabinet Pembangunan I pada tahun 1968. Soemitro menerapkan kebijakan perdagangan yang ketat, fokus pada peningkatan ekspor untuk meningkatkan pendapatan negara.

Kebijakan ekonomi Soemitro yang tegas menimbulkan kontroversi. Pengangkatannya sebagai Menteri Riset dalam Kabinet Pembangunan II pada tahun 1973 semakin memperkuat spekulasi tentang perbedaan prinsip dengan Soeharto. Namun, kontribusinya dalam merumuskan kebijakan ekonomi Indonesia tetap tak terbantahkan.

Kritik Terhadap Pemerintahan Soeharto dan Warisan Soemitro

Setelah masa jabatannya sebagai menteri, Soemitro tetap aktif sebagai ekonom dan pengamat ekonomi. Ia tak ragu untuk mengkritik keras pemerintahan Soeharto, terutama selama krisis moneter. Suaranya yang lantang menunjukkan integritasnya sebagai intelektual yang kritis.

Soemitro meninggalkan warisan yang kompleks. Ia adalah seorang ekonom ulung yang berkontribusi dalam membangun perekonomian Indonesia. Namun, kebijakan-kebijakannya juga menimbulkan perdebatan dan kontroversi. Perannya dalam politik dan pemerintahan Indonesia tetap menjadi topik diskusi dan studi hingga saat ini. Kontribusinya bagi Indonesia, baik di bidang ekonomi maupun politik, patut untuk dikaji lebih dalam untuk memahami kompleksitas sejarah bangsa. Pengaruhnya pada generasi penerusnya, khususnya Prabowo Subianto, juga merupakan bagian penting dari warisan Soemitro.

Also Read

Tags

Leave a Comment