Kisah sukses seringkali menginspirasi. Perjuangan dari nol hingga mencapai puncak kesuksesan menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan ketekunan akan membuahkan hasil. Ahri (47), seorang pengusaha asal Kabupaten Pandeglang, mitra BRI, merupakan contoh nyata dari semangat pantang menyerah tersebut.
Dari berjualan makanan ringan dengan modal seadanya, Ahri kini telah memiliki berbagai aset berharga dan menjadi sosok yang dipercaya oleh masyarakat sekitarnya. Perjalanan panjangnya ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan dari BRI.
Transformasi Bisnis dari Meja Kecil hingga Kepemilikan Banyak Aset
Awalnya, Ahri memulai bisnisnya dengan modal yang sangat terbatas, hanya Rp450.000 untuk berjualan makanan ringan menggunakan meja kecil.
Namun, dengan kegigihannya, bisnisnya berkembang pesat. Kemitraan dengan BRI pada tahun 2016 menjadi titik balik penting dalam perjalanan usahanya.
Berkat kemitraan ini, Ahri berhasil membeli mobil, tanah, membangun ruko, dan bahkan membuka usaha onderdil motor.
Keberhasilannya ini juga membuatnya mendapatkan kepercayaan penuh dari warga sekitar yang memanfaatkan jasa BRILink miliknya untuk berbagai transaksi keuangan.
Menjadi Mitra BRI: Sebuah Perjalanan yang Tak Mudah
Awalnya, Ahri mengaku ragu untuk menjadi agen BRILink.
Ia mengaku kurang familiar dengan sistem dan operasionalnya. Tawaran dari petugas BRI Cabang Labuan bahkan ditolaknya hingga empat kali.
Kekhawatiran akan keterbatasan dana dan kemampuan mengoperasikan mesin EDC juga menjadi pertimbangan utamanya.
Saat itu, bisnis Ahri sudah beralih dari penjualan makanan ringan ke bengkel sepeda motor yang sedang ramai pelanggan.
Namun, dukungan dan keyakinan dari petugas BRI, Pak Sandi, akhirnya membulatkan tekadnya untuk bergabung sebagai agen BRILink.
Keberhasilan dan Penerapan Nilai-nilai Islami
Setelah bergabung dengan BRI, bisnis Ahri semakin berkembang pesat.
Transaksi di BRILink-nya bahkan mencapai 4000 transaksi per bulan, sehingga ia mampu membagikan THR senilai 57 juta rupiah kepada karyawannya.
Meskipun saat ini transaksi telah menurun menjadi sekitar 1200 transaksi per bulan, kesuksesannya tetap terjaga.
Ahri senantiasa menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan bisnisnya. Ia rutin berzakat, bahkan pernah menzakatkan harta mencapai 10 juta rupiah.
Ia percaya bahwa kesuksesan yang diraihnya tidak terlepas dari keimanan, totalitas, konsistensi, dan juga ketaatan dalam berzakat.
Ahri berharap agar dukungan dari BRI kepada agen BRILink dapat kembali seperti sedia kala, terutama dalam hal penyediaan kertas dan spanduk untuk operasional.
Saat ini, ia harus menanggung sendiri biaya pengadaan tersebut.
Kisah Ahri menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diraih melalui kerja keras, ketekunan, dan kemitraan yang tepat. Keberhasilannya juga menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan mengembangkan bisnisnya.
Kepercayaan diri, konsistensi, serta komitmen pada nilai-nilai agama menjadi kunci keberhasilannya. Semoga kisahnya ini dapat menginspirasi banyak orang.





