Kolesterol tinggi menjadi momok menakutkan bagi banyak orang. Reaksi pertama seringkali adalah langsung mengonsumsi obat-obatan. Namun, tahukah Anda bahwa langkah awal yang lebih tepat adalah dengan mengubah gaya hidup secara alami?
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, dr. Decsa Medika Hertanto, Sp.PD-KGH, menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup merupakan kunci utama dalam menurunkan kadar kolesterol, terutama jika peningkatannya masih tergolong ringan.
Cara Alami Menurunkan Kolesterol
Olahraga kardio, seperti jalan kaki atau lari, merupakan langkah sederhana namun efektif untuk menurunkan kolesterol. Aktivitas fisik ini dapat dilakukan oleh siapa pun.
Dr. Decsa menyarankan agar jalan kaki dilakukan secara rutin, bahkan lebih baik jika dilakukan di medan yang sedikit menanjak. Hal ini akan meningkatkan efektivitasnya dalam menurunkan kolesterol.
Selain jalan kaki, latihan beban juga dianjurkan. Kombinasi latihan kardio dan beban terbukti ampuh menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan meningkatkan HDL (baik).
Penelitian ilmiah mendukung klaim ini, menunjukkan bahwa kombinasi latihan kardio dan beban sangat efektif dalam menyeimbangkan kadar kolesterol.
Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup
Pola makan sehat menjadi pilar penting dalam menurunkan kolesterol secara alami. Hindari makanan tinggi lemak jenuh, seperti gorengan dan makanan cepat saji.
Perbanyak konsumsi serat dari buah dan sayur. Ganti minyak goreng biasa dengan alternatif yang lebih sehat, misalnya minyak zaitun atau kanola.
Tidur yang cukup juga berperan krusial. Kurang tidur dan stres kronis dapat mengganggu metabolisme tubuh dan meningkatkan kolesterol.
Manajemen stres yang baik juga perlu diperhatikan. Dr. Decsa menekankan pentingnya keseimbangan antara pola makan, istirahat, dan manajemen stres sebelum mempertimbangkan pengobatan.
Obat Kolesterol: Kapan Diperlukan?
Banyak orang langsung mencari obat penurun kolesterol tanpa mencoba perubahan gaya hidup terlebih dahulu. Hal ini menurut dr. Decsa, merupakan kesalahan besar.
Obat penurun kolesterol memang diperlukan, tetapi hanya jika kadar kolesterol sudah sangat tinggi atau jika terdapat penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan ginjal.
Jika kadar kolesterol tinggi disertai penyakit penyerta, barulah pengobatan medis dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup tetap menjadi prioritas utama.
Setelah tiga bulan menjalani perubahan gaya hidup sehat, jika kadar kolesterol belum membaik, barulah dokter mempertimbangkan pengobatan. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan langkah terbaik.
Penggunaan obat-obatan penurun kolesterol, seperti statin atau fibrat, harus sesuai dengan resep dokter. Jangan pernah mengonsumsi obat tanpa pengawasan medis.
Kolesterol tinggi bukanlah vonis akhir. Dengan perubahan gaya hidup yang konsisten, Anda dapat mengelola kadar kolesterol secara alami dan efektif. Obat hanyalah pilihan terakhir, bukan solusi utama.
Prioritaskan perubahan pola hidup sehat, termasuk olahraga teratur, diet seimbang, tidur cukup, dan manajemen stres yang baik. Konsultasi dengan dokter untuk pemantauan dan penanganan yang tepat sangat disarankan.





