Hoaks peretasan WhatsApp kembali meresahkan pengguna. Informasi palsu yang beredar mengklaim bahwa membuka fitur *voice chat* dapat menyebabkan pencurian dana dari rekening bank. Kecepatan penyebaran hoaks di era digital menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna internet.
Jangan mudah percaya dan sebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hal ini dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di masyarakat. Selalu verifikasi informasi dari sumber terpercaya sebelum menyebarkannya.
Hoaks Tiga Titik Bergaris di Grup WhatsApp
Salah satu hoaks yang beredar adalah klaim tentang tiga titik bergaris di grup WhatsApp sebagai tanda adanya peretas yang dapat menguras saldo M-banking.
Pesan tersebut beredar melalui aplikasi WhatsApp dengan narasi: “Mohon perhatiannya Group HP yg di kanan atas dekat titik 3 itu ada garis² dari atas ke bawah ber bentuk kotak (dalam lingkaran) berarti di group tsb ada hecker nya Tapi kalau sebelah dekat titik 3 ada gambar gagang tilp group tsb nggak ada hecker nya Coba periksa semua group yg njenengan punya. Jangan pernah ikut bergabung di telepon group krn bisa menguras isi M-Banking“.
Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri dan memastikan klaim tersebut tidak benar. Tidak ada bukti yang mendukung hubungan antara tiga titik bergaris di grup WhatsApp dan peretasan M-banking.
Video Hoaks Cara Meretas Akun WhatsApp
Sebuah video di TikTok pada Maret 2022 mengklaim menunjukkan cara meretas akun WhatsApp. Video berdurasi 16 detik tersebut mengarahkan pengguna untuk masuk ke menu ‘setelan’, kemudian ‘bantuan’, dan memasukkan nomor telepon target ke kolom ‘hubungi kami’.
Video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan mendapatkan banyak komentar. Namun, klaim tersebut telah terverifikasi sebagai hoaks. Metode yang ditunjukkan di video tersebut tidak dapat digunakan untuk meretas akun WhatsApp.
Liputan6.com telah melakukan pengecekan fakta dan memastikan bahwa cara yang dijelaskan dalam video tersebut tidaklah benar. Tidak ada metode seperti itu yang mampu meretas akun WhatsApp.
Tips Mencegah Peretasan WhatsApp
Lebih baik mencegah daripada mengobati. Berikut beberapa langkah untuk melindungi akun WhatsApp Anda dari peretasan:
- Unduh aplikasi WhatsApp resmi dari Google Play Store atau App Store.
- Aktifkan verifikasi dua langkah (two-step verification) dengan PIN tambahan untuk keamanan ekstra.
- Periksa dan hapus perangkat yang tidak dikenal dari WhatsApp Web secara berkala.
- Waspadai pesan atau tautan mencurigakan. Jangan berikan kode OTP kepada siapa pun.
- Aktifkan fitur keamanan tambahan seperti pemindai sidik jari atau pengenalan wajah.
- Selalu perbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru untuk mendapatkan pembaruan keamanan.
- Laporkan akun yang dicurigai diretas ke pihak WhatsApp.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat meminimalkan risiko menjadi korban hoaks peretasan WhatsApp dan melindungi data pribadi Anda. Tetap waspada dan bijak dalam menerima informasi di dunia digital.
Ingatlah, berhati-hati dan teliti dalam mengecek informasi sebelum membagikannya kepada orang lain adalah kunci utama dalam mencegah penyebaran hoaks dan menjaga keamanan data pribadi. Selalu prioritaskan sumber informasi yang terpercaya dan terverifikasi.





