Raih Cuan Melimpah: Monetisasi WhatsApp Channel Sekarang!

Redaksi

Raih Cuan Melimpah: Monetisasi WhatsApp Channel Sekarang!
Sumber: Kompas.com

WhatsApp, platform pesan instan populer, menghadirkan dua fitur baru yang memungkinkan pemilik saluran (channel) untuk menghasilkan pendapatan. Fitur ini menandai langkah signifikan WhatsApp dalam mendukung kreator konten dan bisnis kecil untuk berkembang di platform mereka.

Sebelumnya, WhatsApp Channel hanya berfungsi sebagai alat siar informasi, promosi, dan pengumuman. Kini, dengan tambahan fitur monetisasi, potensi penghasilan dari platform ini terbuka lebih lebar.

Fitur Channel Subscriptions: Konten Eksklusif Berbayar

Channel Subscriptions memungkinkan pemilik saluran menawarkan konten eksklusif kepada pengikutnya dengan sistem berlangganan bulanan.

Kreator dapat menetapkan sendiri biaya langganan, dan WhatsApp akan menandai saluran berlangganan dengan ikon berlian sebagai penanda khusus.

Nikila Srinivasan, Wakil Presiden Manajemen Produk untuk Business Messaging di Meta, menyatakan bahwa fitur ini memberikan kesempatan baru bagi kreator dan bisnis untuk membangun penghasilan melalui saluran mereka.

Jenis konten eksklusif sepenuhnya ditentukan oleh pemilik saluran. Mulai dari penawaran diskon khusus, konten premium, hingga interaksi personal dengan pelanggan berbayar, semuanya memungkinkan.

WhatsApp juga menyediakan analitik yang komprehensif. Data yang tersedia meliputi jumlah tayangan (impression), rasio klik (CTR), jumlah pengikut, dan biaya per pengikut (cost per follow).

Meskipun fitur ini menjanjikan, perlu diingat bahwa aksesnya saat ini masih terbatas pada mitra terverifikasi terpilih di beberapa negara. Indonesia belum termasuk dalam tahap perilisan awal.

Fitur Promoted Channels: Jangkauan yang Lebih Luas

Selain Channel Subscriptions, WhatsApp juga memperkenalkan fitur Promoted Channels.

Fitur ini memungkinkan pemilik saluran mempromosikan saluran mereka di direktori WhatsApp agar lebih mudah ditemukan pengguna lain.

Saluran yang dipromosikan akan diberi label “Sponsored” di bawah namanya, sehingga mudah diidentifikasi.

Tujuan utama fitur ini adalah membantu kreator atau bisnis baru menjangkau audiens yang lebih luas tanpa mengganggu percakapan pribadi pengguna.

Srinivasan menekankan bahwa promosi di direktori merupakan cara efektif untuk menjangkau lebih banyak orang tanpa mengganggu pengalaman berkirim pesan pengguna.

Prioritas Privasi Pengguna Tetap Dijaga

WhatsApp memastikan bahwa fitur-fitur baru ini tetap memprioritaskan privasi pengguna.

Iklan dan promosi hanya akan muncul di tab Updates, terpisah dari ruang percakapan utama.

Hal ini memastikan pengalaman berkirim pesan tetap nyaman dan tidak terganggu oleh konten promosi.

Semua interaksi iklan dan promosi akan dipisahkan dari ruang percakapan utama, menjaga pengalaman berkirim pesan tetap privat dan terbebas dari gangguan.

Dengan dua fitur baru ini, WhatsApp membuka peluang bagi bisnis, kreator, dan organisasi untuk memperoleh penghasilan langsung dari platform dan memperluas jangkauan audiens mereka.

Peluncuran Channel Subscriptions dan Promoted Channels menandai babak baru bagi WhatsApp dalam ekosistem monetisasi. Dengan fokus pada konten eksklusif dan promosi yang terintegrasi dengan baik, WhatsApp berupaya untuk memberikan nilai tambah bagi penggunanya sekaligus memberikan peluang bagi kreator dan bisnis untuk berkembang.

Ke depannya, akan menarik untuk melihat bagaimana fitur ini akan berkembang dan berdampak pada lanskap media sosial dan cara kreator berinteraksi dengan audiens mereka.

Also Read

Tags

Leave a Comment