PNM dan Relawan Bakti BUMN Tanam 1.000 Pohon Mangrove untuk Pelestarian Alam di Donggala

Rohmat

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama dengan relawan bakti BUMN melaksanakan kegiatan sosial yang berfokus pada pelestarian alam dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Langkah ini diambil untuk mencegah abrasi serta kerusakan yang lebih luas pada ekosistem pesisir yang rentan.

Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi, menjelaskan bahwa penanaman pohon mangrove merupakan bagian dari upaya mitigasi untuk mencegah terjadinya abrasi di pantai. “Ini menjadi bagian dari upaya mitigasi pencegahan abrasi pantai, yang penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ungkap Arief dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta pada hari Selasa.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Donggala. Selain memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, program ini juga berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian masyarakat setempat.

Mangrove, menurut Arief, memiliki peranan vital dalam menjaga kelestarian pesisir. Selain berfungsi mengurangi intensitas angin laut, pohon mangrove juga terbukti dapat meredam kekuatan gelombang tsunami yang berpotensi menghancurkan wilayah pesisir. Penanaman pohon mangrove diharapkan menjadi solusi berkelanjutan yang tidak hanya mengatasi abrasi pantai, tetapi juga menjaga kelangsungan hidup berbagai spesies yang bergantung pada ekosistem pesisir.

“Kami melibatkan masyarakat dalam setiap langkah, mulai dari pelaksanaan hingga pemeliharaan pohon mangrove agar program ini dapat berkelanjutan,” ujar Arief. Dengan keterlibatan masyarakat, program ini diharapkan dapat terus berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Lebih dari itu, ekosistem mangrove yang sehat di Desa Towale diharapkan dapat membuka potensi besar sebagai destinasi ekowisata yang mendukung perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan program ini juga sejalan dengan komitmen PNM dalam mendukung tiga pilar utama pembangunan: ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Selain itu, program penanaman mangrove ini turut berkontribusi pada pencapaian 17 tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berhubungan dengan isu-isu lingkungan seperti penghijauan, pengurangan abrasi, pengendalian polusi, serta pengurangan risiko bencana pesisir. Dengan melaksanakan program ini, PNM berkomitmen untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat pesisir, sambil meninggalkan warisan lingkungan yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Inisiatif ini merupakan bagian dari Program Relawan Bakti BUMN, sebuah kolaborasi antara berbagai perusahaan negara untuk mencapainya tujuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang lebih luas di seluruh Indonesia.

Also Read

Tags

Leave a Comment