BI Perpanjang Relaksasi: Kabar Baik untuk Tagihan Kartu Kredit Anda

Redaksi

BI Perpanjang Relaksasi: Kabar Baik untuk Tagihan Kartu Kredit Anda
Sumber: Kompas.com

Bank Indonesia (BI) memberikan kabar baik bagi para pengguna kartu kredit di Indonesia. Kebijakan keringanan pembayaran kartu kredit yang sebelumnya berakhir pada 30 Juni 2025, kini diperpanjang hingga akhir tahun. Perpanjangan ini mencakup batas minimum pembayaran cicilan dan denda keterlambatan, memberikan lebih banyak ruang bernapas bagi masyarakat. Langkah ini juga sejalan dengan upaya BI untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kebijakan Keringanan Kartu Kredit Diperpanjang

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengumumkan perpanjangan dua kebijakan penting terkait kartu kredit. Pertama, batas minimum pembayaran kartu kredit tetap 5 persen dari total tagihan. Kedua, denda keterlambatan maksimum tetap 1 persen dari total tagihan, dengan plafon maksimal Rp 100.000.

Perpanjangan ini memberikan kelonggaran bagi pemegang kartu kredit dalam mengatur keuangan mereka. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban masyarakat di tengah dinamika ekonomi terkini.

Tarif SKNBI Juga Diperpanjang

Selain kebijakan kartu kredit, BI juga memperpanjang kebijakan tarif Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Tarif dari BI ke bank tetap sebesar Rp 1, sementara tarif maksimum dari bank ke nasabah tetap Rp 2.900.

Perpanjangan tarif SKNBI ini turut berkontribusi pada efisiensi sistem pembayaran di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mendukung kelancaran transaksi keuangan di berbagai sektor.

Langkah Strategis BI untuk Stabilitas Ekonomi

Perpanjangan kebijakan ini merupakan bagian dari strategi BI dalam menjaga stabilitas ekonomi. BI menggabungkan kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sinergi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga diperkuat. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan secara menyeluruh dan mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai program pemerintah.

Kerja Sama Internasional

BI juga meningkatkan kerja sama internasional di bidang kebanksentralan. Kerja sama ini mencakup konektivitas sistem pembayaran, transaksi menggunakan mata uang lokal, dan fasilitasi promosi investasi serta perdagangan di sektor prioritas.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kancah global. BI aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait untuk mencapai tujuan ini.

BI terus memantau perkembangan ekonomi dan melakukan penyesuaian kebijakan jika diperlukan. Komitmen BI dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan. Dengan perpanjangan kebijakan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Langkah ini menunjukkan komitmen BI untuk mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Also Read

Tags

Leave a Comment