Bank Sentral Eropa (ECB) kembali memangkas suku bunga acuannya. Keputusan ini membuat suku bunga di Zona Euro turun menjadi 2%, level terendah sejak awal 2023. Langkah ini kontras dengan kebijakan Federal Reserve AS (The Fed) yang cenderung menahan suku bunga.
Penurunan suku bunga ECB ini berdampak langsung pada pasar kripto, khususnya Bitcoin. Hanya beberapa menit setelah pengumuman, harga Bitcoin melonjak USD 1.000, dari USD 104.500 menjadi USD 105.500 per koin. Kenaikan ini menunjukkan sensitivitas pasar kripto terhadap kebijakan moneter global.
Penurunan Suku Bunga ECB dan Dampaknya terhadap Bitcoin
Pemangkasan suku bunga ECB dilakukan di tengah melambatnya inflasi di Zona Euro. Meskipun ada ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump, ECB tetap memutuskan untuk menurunkan suku bunga untuk kedelapan kalinya.
Keputusan ini bertolak belakang dengan kebijakan The Fed yang hanya menurunkan suku bunga dua kali pada akhir 2024 dan sejak itu tidak berubah. Presiden Trump bahkan mendesak Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk segera memangkas suku bunga guna mencegah potensi krisis ekonomi.
Prediksi Kenaikan Harga Bitcoin yang Mencengangkan
Standard Chartered membuat prediksi berani tentang harga Bitcoin. Mereka memperkirakan harga Bitcoin dapat mencapai USD 500.000 sebelum berakhirnya masa jabatan kedua Donald Trump sebagai Presiden AS.
Prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor, termasuk menembusnya angka USD 111.000 oleh Bitcoin dan meningkatnya minat institusional terhadap aset kripto. Jika Trump terpilih kembali dan menjabat hingga 2029, maka prediksi ini menunjukkan kenaikan harga Bitcoin hingga lebih dari 358.000%.
Analisis Standard Chartered
Geoffrey Kendrick, Kepala Riset Aset Digital Global di Standard Chartered, menjelaskan alasan di balik prediksi tersebut. Minat institusional yang meningkat, seperti yang terlihat pada data 13F dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS, merupakan faktor utama.
Data 13F menjadi indikator penting karena menunjukkan portofolio investasi para pemain besar di pasar modal. Tingginya kepemilikan Bitcoin oleh institusi dianggap sebagai tanda kuat pertumbuhan harga di masa depan.
Memahami Pentingnya Data 13F
Data 13F merupakan laporan triwulanan yang wajib diajukan oleh investor institusional kepada SEC (Securities and Exchange Commission) AS. Laporan ini berisi detail kepemilikan aset investasi mereka.
Laporan ini sangat penting karena memberikan gambaran tentang alokasi investasi dari para pemain besar di pasar. Dengan menganalisis data 13F, kita dapat melihat tren investasi dan mengantisipasi pergerakan pasar.
Interpretasi Data 13F oleh Standard Chartered
Standard Chartered menggunakan data 13F sebagai bukti pendukung prediksi kenaikan harga Bitcoin mereka. Meningkatnya kepemilikan Bitcoin oleh institusi, seperti yang terungkap dalam data 13F, diyakini akan mendorong pertumbuhan harga lebih lanjut.
Kesimpulannya, penurunan suku bunga oleh ECB telah memberikan dampak positif pada harga Bitcoin. Prediksi Standard Chartered tentang kenaikan harga Bitcoin yang signifikan juga perlu diperhatikan, mengingat meningkatnya minat institusional yang terungkap melalui data 13F. Meskipun prediksi tersebut cukup berani, peningkatan partisipasi institusi di pasar Bitcoin memang menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar di masa depan. Namun, tetap penting untuk mengingat bahwa pasar kripto sangat volatil dan prediksi hanya merupakan estimasi, bukan jaminan.





