Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melakukan pelantikan terhadap dua pejabat baru di Kantor Pusat BI pada tanggal 20 Juni 2025. Pelantikan ini merupakan bagian integral dari strategi transformasi organisasi dan sumber daya manusia BI. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas operasional dan pencapaian misi utama BI.
BI memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Tugas utamanya meliputi menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan sejahtera bagi masyarakat Indonesia.
Transformasi Organisasi BI: Penguatan Efisiensi dan Efektivitas
Transformasi organisasi di BI merupakan upaya untuk mewujudkan visi dan misi lembaga tersebut. Direktur Departemen Komunikasi BI, Bambang Pramono, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BI untuk meningkatkan kinerja dan daya saingnya di kancah internasional.
BI secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas layanan dan adaptasi terhadap perkembangan global. Langkah-langkah transformasi ini meliputi berbagai aspek, mulai dari struktur organisasi hingga sistem kerja. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan BI senantiasa mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan optimal.
Pelantikan Dua Pejabat Baru di Departemen Kunci
Pelantikan ini menandai perubahan kepemimpinan di dua departemen penting di BI. Pertama, Budiyono diangkat menjadi Kepala Departemen Pengelolaan Aset Perumahan dan Non Perkantoran. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Pengelolaan Aset Perkantoran. Pengalamannya yang luas di bidang pengelolaan aset diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan aset BI.
Kedua, J. B. P. Simandjuntak diangkat sebagai Kepala Departemen Keuangan. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Grup Departemen Keuangan. Pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat manajemen keuangan BI dan memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.
Peran Strategis Departemen Pengelolaan Aset dan Departemen Keuangan
Departemen Pengelolaan Aset memiliki peran vital dalam memastikan aset BI dikelola secara efisien dan efektif. Ini termasuk memastikan perawatan, pemeliharaan, dan pemanfaatan aset secara optimal untuk mendukung operasional BI. Pengelolaan aset yang baik berkontribusi pada efisiensi biaya dan optimalisasi penggunaan sumber daya.
Departemen Keuangan memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam mengelola keuangan BI. Departemen ini bertanggung jawab atas perencanaan, penganggaran, pelaporan keuangan, dan pengawasan keuangan BI. Kinerja departemen ini sangat penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap BI.
Dampak Pelantikan terhadap Kinerja BI
Pelantikan dua pejabat baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja BI secara keseluruhan. Pengalaman dan keahlian para pejabat baru ini akan memperkuat kapasitas BI dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada stabilitas ekonomi makro Indonesia dan kesejahteraan masyarakat.
Perubahan kepemimpinan di departemen-departemen kunci ini juga menandakan komitmen BI untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerjanya. BI terus berupaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatannya. Dengan demikian, BI diharapkan mampu menjalankan perannya dengan lebih efektif dan efisien dalam mendukung perekonomian nasional.
BI terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan Indonesia. Pelantikan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Ke depannya, diharapkan akan ada lebih banyak inovasi dan terobosan dari BI untuk mendukung perekonomian Indonesia yang semakin kuat dan berdaya saing.





