Harga Batu Bara Mei 2025: Update Acuan Terbaru

Redaksi

Harga Batu Bara Mei 2025: Update Acuan Terbaru
Sumber: Detik.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja merilis Harga Batubara Acuan (HBA) untuk periode kedua bulan Mei 2025. Keputusan ini tertuang dalam Kepmen ESDM Nomor 175.K/MB.01/MEM.B/2025, yang secara resmi ditetapkan pada Rabu (14/5).

Keputusan ini menetapkan harga acuan batu bara berdasarkan kalori yang dihasilkan, diukur dalam satuan Kcal/kg GAR (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Terdapat empat kategori kalori yang mempengaruhi harga acuan.

Harga Batubara Acuan Mei 2025: Kalori Tinggi Menurun

Untuk batu bara kalori tinggi (6.322 kcal/kg GAR), HBA periode kedua Mei 2025 ditetapkan sebesar US$ 110,38 atau sekitar Rp 1,82 juta per ton (berdasarkan kurs Rp 16.535/dolar AS).

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan periode pertama Mei 2025 yang mencapai US$ 121,15 atau Rp 2 juta per ton. Penurunan harga ini patut diperhatikan oleh pelaku industri terkait.

Penurunan Harga di Beberapa Kategori Kalori

Harga batu bara dengan kalori 5.300 kcal/kg GAR (HBA I) juga mengalami penurunan.

HBA untuk kategori ini ditetapkan sebesar US$ 76,62 atau Rp 1,266 juta per ton, turun dari US$ 80,80 atau Rp 1,33 juta per ton di periode pertama Mei 2025.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga

Penurunan harga batu bara di beberapa kategori kemungkinan dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Faktor-faktor ini dapat meliputi fluktuasi permintaan global, perkembangan teknologi energi terbarukan, dan kondisi ekonomi global secara keseluruhan. Analisis lebih mendalam diperlukan untuk menentukan faktor dominan.

Kenaikan Harga di Kategori Kalori Rendah

Berbeda dengan kategori kalori tinggi, batu bara dengan kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II) mengalami kenaikan tipis.

Harga acuannya ditetapkan sebesar US$ 50,58 atau Rp 836.340 per ton, sedikit lebih tinggi dari US$ 50,43 atau Rp 833.860 per ton di periode pertama Mei 2025.

Demikian pula, batu bara dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) juga menunjukan kenaikan harga.

HBA untuk kategori ini dipatok sebesar US$ 35,42 atau Rp 585.669 per ton, naik dari US$ 34,73 atau Rp 574.260 per ton di periode sebelumnya.

Implikasi Kenaikan Harga di Kalori Rendah

Kenaikan harga di kategori kalori rendah ini perlu dikaji lebih lanjut.

Perlu dipertimbangkan faktor-faktor yang mendorong peningkatan harga tersebut dan dampaknya terhadap industri pengguna batu bara dengan kalori rendah.

Kesimpulannya, penetapan HBA periode kedua Mei 2025 oleh Kementerian ESDM menunjukkan fluktuasi harga yang beragam antar kategori kalori. Penurunan harga di kategori kalori tinggi dan kenaikan di kategori kalori rendah perlu menjadi perhatian bagi semua pihak terkait dalam industri batu bara Indonesia. Pemantauan dan analisis yang berkelanjutan terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi harga sangat penting untuk perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat di masa mendatang.

Also Read

Tags

Leave a Comment