Misteri Bitcoin USD 31 Juta untuk Ross Ulbricht Terpecahkan

Redaksi

Misteri Bitcoin USD 31 Juta untuk Ross Ulbricht Terpecahkan
Sumber: Liputan6.com

Sebuah donasi Bitcoin senilai USD 31 juta (sekitar Rp 503,99 miliar dengan kurs Rp 16.258 per USD) baru-baru ini diterima oleh Ross Ulbricht, pendiri Silk Road. Transaksi ini terungkap oleh Chainalysis, sebuah firma analisis blockchain asal Amerika Serikat.

Kejadian ini telah membingungkan banyak pihak di komunitas kripto. Berbagai spekulasi bermunculan terkait asal-usul dan motif di balik donasi misterius tersebut.

Asal-usul Donasi Bitcoin Misterius

Donasi Bitcoin yang mencapai angka fantastis tersebut pertama kali tercatat pada 31 Mei 2025. Chainalysis, yang melacak transaksi tersebut, menyatakan bahwa Bitcoin tersebut berasal dari penerus Silk Road, pasar gelap yang pernah dikenal sebagai “Amazon dari dark web”.

Awalnya, muncul spekulasi bahwa Bitcoin tersebut berasal dari simpanan pribadi Ross Ulbricht yang disembunyikan sebelum penangkapannya.

Namun, hasil investigasi Chainalysis mengarahkan pada kesimpulan yang berbeda. Bukti-bukti menunjukkan sumber dana tersebut berasal dari kegiatan ilegal yang berlanjut setelah penutupan Silk Road.

Jejak AlphaBay, Pasar Gelap Penerus Silk Road

AlphaBay, yang beroperasi sejak akhir 2014 hingga penutupan paksa oleh otoritas pada tahun 2017, merupakan pasar gelap yang jauh lebih besar daripada pendahulunya, Silk Road.

AlphaBay diketahui menerima berbagai jenis mata uang kripto, termasuk Bitcoin dan Monero. Popularitasnya menjulang hingga mencapai skala sepuluh kali lebih besar dibandingkan Silk Road.

Meskipun sempat diluncurkan kembali pada tahun 2021, AlphaBay akhirnya menghentikan operasinya kurang dari dua tahun kemudian. Chainalysis menduga donasi Bitcoin ini terkait erat dengan kegiatan AlphaBay.

Motif di Balik Donasi dan Nasib Ross Ulbricht

Meskipun sumber dana sudah teridentifikasi berasal dari aktivitas AlphaBay, motif di balik donasi ini masih menjadi misteri.

Chainalysis berspekulasi bahwa donasi tersebut berasal dari tokoh penting yang terkait dengan AlphaBay. Namun, alasan di balik pemberian dana sebesar itu masih belum terungkap.

Ross Ulbricht sendiri telah dibebaskan dari penjara pada bulan Januari 2025 setelah menjalani hukuman selama 12 tahun. Kejadian ini semakin menambah teka-teki seputar donasi Bitcoin tersebut.

Apakah donasi tersebut merupakan bentuk kompensasi, dukungan, atau mungkin ada motif lain yang lebih kompleks, masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan kompleksitas transaksi mata uang kripto dan bagaimana teknologi blockchain dapat digunakan untuk melacak aliran dana ilegal, meski tetap membutuhkan investigasi lebih mendalam untuk mengungkap seluruh kebenaran di balik motif donasi Bitcoin tersebut.

Ke depan, kasus ini diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga bagi penegak hukum dan regulator dalam menghadapi kejahatan dunia maya yang melibatkan mata uang kripto.

Also Read

Tags

Leave a Comment