Praktik judi online (judol) yang marak di Indonesia menimbulkan keresahan luas. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para pemain, tetapi juga meluas ke keluarga dan lingkungan sekitar mereka.
Penanggulangan masalah ini membutuhkan upaya kolaboratif, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari penyedia layanan digital dan penegak hukum. Solusi menyeluruh sangat diperlukan untuk memberantas praktik judi online yang merugikan.
Aliansi Judi Pasti Rugi: Edukasi Masyarakat sebagai Senjata Utama
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, bersama berbagai perusahaan digital di Indonesia, membentuk Aliansi Judi Pasti Rugi. Inisiatif ini bertujuan utama untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, diluncurkan kampanye “Judi Pasti Rugi” keliling. Kampanye ini menggunakan mobil yang dimodifikasi untuk menjangkau masyarakat luas di berbagai daerah.
Kampanye “Judi Pasti Rugi” Keliling Indonesia
Chief Public Policy & Government Relations GoTo, Budi Gandasoebrata, menjelaskan bahwa judi online bukanlah sekadar permainan untung-untungan. Ia menekankan bahwa judi online merupakan bentuk penipuan sistematis yang memanfaatkan teknologi.
Budi menegaskan bahwa sistem judi online dirancang agar pemain pasti rugi. Meskipun terkesan acak, mekanisme seperti “random number generator” menjamin kerugian bagi pemain dalam jangka panjang.
Mobil kampanye “Judi Pasti Rugi” akan mengunjungi 30 kota besar di Indonesia, dimulai dari Aceh. Yang unik, pengemudi mobil ini adalah mereka yang pernah mengalami kerugian akibat judi online.
Para mantan pemain judi online ini akan berbagi pengalaman dan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Mereka akan menjadi duta perubahan, mengajak masyarakat untuk menjauhi judi online.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Akan Perubahan
Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alexander Sabar, memberikan apresiasi tinggi terhadap kampanye ini. Ia menekankan pentingnya edukasi, selain pelarangan, dalam memerangi judi online.
Alexander berharap kampanye ini dapat menjangkau wilayah-wilayah yang belum terjangkau informasi melalui media online. Edukasi di tingkat akar rumput dianggap penting untuk menekan angka pemain judi online.
Alexander juga berpesan kepada para pengemudi mobil kampanye agar selalu memberikan edukasi yang efektif dan mudah dipahami masyarakat. Komunikasi yang baik dan empati menjadi kunci keberhasilan kampanye ini.
Kampanye “Judi Pasti Rugi” ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengurangi angka pemain judi online di Indonesia. Dengan menggabungkan edukasi dan pengalaman nyata, kampanye ini berpotensi besar untuk mengubah persepsi dan perilaku masyarakat terkait judi online.
Upaya kolaboratif antara sektor swasta dan pemerintah ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberantas masalah judi online. Semoga inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi upaya pencegahan serupa di masa mendatang.





