Prabowo Ajak Australia: Kolaborasi Ekonomi RI yang Menguntungkan

Redaksi

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini bertemu dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut menghasilkan seruan bagi peningkatan kerja sama ekonomi antara kedua negara. Prabowo menekankan pentingnya peningkatan perdagangan dan investasi Australia di Indonesia.

Saat ini, Australia menempati posisi ke-11 sebagai negara dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. Investasi Australia mencapai US$ 141,32 juta dari sekitar 4.028 proyek, menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun, Prabowo melihat potensi kerja sama yang jauh lebih besar.

Peningkatan Perdagangan dan Investasi

Prabowo secara terbuka mengundang Australia untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Ia menilai hal ini krusial, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini. Kerja sama ekonomi yang kuat antara kedua negara dinilai akan saling menguntungkan.

Hubungan Indonesia-Australia semakin penting dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Kemitraan yang kuat akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara dan rakyatnya.

IA-CEPA dan Kemitraan Strategis

Indonesia dan Australia telah memiliki Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) sejak tahun 2020. Perjanjian ini diharapkan dapat menjadi landasan yang kokoh untuk meningkatkan perdagangan bilateral.

Di bawah kepemimpinan Prabowo, Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan rencana aksi kemitraan strategis periode 2025-2029. Program transformasi Asta Cita yang digagasnya memiliki keselarasan dengan agenda pemerintah Albanese di Australia.

Sinergi Program Transformasi

Program transformasi Asta Cita, yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo, memiliki sinergi yang kuat dengan strategi ekonomi Australia di ASEAN 2040. Hal ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kerja sama ekonomi yang lebih erat.

Prabowo menekankan pentingnya menyelesaikan rencana aksi kemitraan strategis komprehensif untuk periode 2025-2029. Hal ini akan memastikan komitmen bersama terlaksana dengan efektif dan efisien.

Pemerintah Indonesia berharap peningkatan investasi dan perdagangan dengan Australia akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Kerja sama yang erat ini juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang. Ke depan, sinergi antara program transformasi Asta Cita dan strategi ekonomi Australia di ASEAN 2040 akan menjadi kunci keberhasilan kemitraan strategis Indonesia-Australia. Peningkatan partisipasi Australia dalam pengembangan ekonomi Indonesia akan sangat bermanfaat bagi kedua negara.

Also Read

Tags

Leave a Comment