Penggunaan QRIS Tap, sistem pembayaran digital berbasis NFC (Near Field Communication) di Indonesia, terus menanjak. Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah pengguna dan merchant yang memanfaatkan fitur ini hingga Juni 2025.
Kemudahan transaksi yang ditawarkan QRIS Tap, cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin pemindai, menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Pertumbuhan ini menunjukkan potensi besar pembayaran digital di Indonesia.
Pertumbuhan Pesat Pengguna dan Merchant QRIS Tap
Data BI menunjukkan 47,8 juta pengguna telah terdaftar menggunakan QRIS Tap per Juni 2025.
Angka ini menunjukkan peningkatan adopsi yang luar biasa sejak peluncuran QRIS Tap pada 14 Maret 2025.
Jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS Tap juga meningkat drastis. Dari hanya 646 merchant saat uji coba, angka ini melonjak menjadi 648.034 merchant pada Juni 2025.
Ini menunjukkan peningkatan lebih dari 275 kali lipat dalam waktu kurang dari dua bulan.
Strategi Bank Indonesia untuk Mendorong Adopsi QRIS Tap
Bank Indonesia menyadari pentingnya sosialisasi dan edukasi untuk memperluas penggunaan QRIS Tap.
BI berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keberadaan dan manfaat fitur pembayaran digital ini.
Sosialisasi akan dilakukan secara intensif, baik kepada masyarakat maupun para merchant.
Program pelatihan ‘training for trainer’ juga akan diberikan kepada 46 Kantor Perwakilan BI Dalam Negeri (KPwDN) untuk memastikan sosialisasi merata di seluruh Indonesia.
BI juga akan terus memperluas jaringan merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS Tap.
Ekspansi QRIS Tap dan Potensi di Masa Depan
QRIS Tap saat ini telah diterima di berbagai moda transportasi umum, seperti MRT Jakarta, KRL, Damri, Royaltrans, dan Transjakarta.
Ke depannya, QRIS Tap akan diintegrasikan dengan LRT Jabodebek dan angkutan umum di daerah lain, termasuk Trans Metro Pasundan Bandung dan Trans Sarbagita Bali.
Selain transportasi, QRIS Tap juga dapat digunakan di berbagai sektor lainnya, seperti ritel, UMKM, layanan parkir, dan rumah sakit.
Beberapa rumah sakit besar yang telah menerapkan QRIS Tap antara lain RSUD Tarakan, RSCM Kencana, dan RSPAD Gatot Subroto Paviliun Kartika.
Inovasi QRIS Tap merupakan bagian dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, yang bertujuan untuk memodernisasi dan meningkatkan efisiensi sistem pembayaran di Indonesia.
Dengan pertumbuhan yang pesat dan strategi yang tepat, QRIS Tap berpotensi menjadi tulang punggung sistem pembayaran digital di Indonesia, mendorong inklusi keuangan dan mempermudah transaksi bagi seluruh lapisan masyarakat.





