Siapa yang tak kenal pusat perbelanjaan mewah di Jakarta? Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Pacific Place, Plaza Senayan, dan banyak lagi. Kemegahan dan koleksi merek-merek ternama di dalamnya selalu menarik perhatian banyak pengunjung, dari berbagai kalangan.
Namun, di balik kemewahan itu, siapa sebenarnya para konglomerat yang menjadi pemiliknya? Keingintahuan ini seringkali muncul mengingat pengunjung mal-mal tersebut umumnya berasal dari kalangan atas.
Pemilik Mal Mewah di Jakarta: Konglomerat di Balik Kemegahan
Berbagai sumber menyebutkan bahwa mal-mal mewah di Jakarta sebagian besar merupakan anak perusahaan dari konglomerasi bisnis besar yang dimiliki oleh beberapa orang terkaya di Indonesia.
Berikut ini daftar beberapa pemilik mal terkemuka di Jakarta, beserta mal yang mereka miliki:
Daftar Konglomerat Pemilik Mal Mewah di Jakarta
Daftar ini bukan daftar lengkap, namun mencakup beberapa nama besar yang memiliki pengaruh signifikan dalam industri perbelanjaan di Jakarta.
1. Trihatma Kusuma Haliman (Agung Podomoro Group): Memiliki Senayan City, Thamrin City, dan Central Park. Grup ini dikenal dengan portofolio propertinya yang luas dan beragam.
2. Eka Tjipta Widjaja (Sinar Mas Group): Di balik kesuksesan FX Sudirman dan Plaza Indonesia terdapat nama konglomerat legendaris ini. Sinar Mas Group merupakan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia dengan jangkauan bisnis yang sangat luas.
3. Alexander Tedja (Pakuwon Jati, Tbk.): Gandaria City dan Kota Kasablanka menjadi bukti kesuksesan Pakuwon Jati dalam mengembangkan pusat perbelanjaan modern dan megah. Pakuwon Jati dikenal sebagai pengembang properti terkemuka di Indonesia.
4. Murdaya Poo (Pondok Indah Group): Puri Indah Mall dan Pondok Indah Mall merupakan ikon perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan, buah tangan dari Pondok Indah Group yang dipimpin Murdaya Poo. Grup ini juga dikenal dengan portofolio properti lainnya yang sukses.
5. Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono (Djarum Group): Dua bersaudara ini adalah pemilik Grand Indonesia, salah satu mal terbesar dan ternama di Jakarta. Djarum Group sendiri merupakan konglomerasi yang sukses di berbagai sektor bisnis.
6. Sutjipto Nagaria (Summarecon Agung, Tbk.): Mall Kelapa Gading merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta Utara, dikembangkan oleh Summarecon Agung, dibawah kepemimpinan Sutjipto Nagaria. Summarecon Agung dikenal dengan pengembangan kota mandiri terintegrasi.
7. Eka Tjandranegara (Mulia Group): Mall Taman Anggrek, salah satu mal tertua dan tetap populer di Jakarta Barat, berada dibawah naungan Mulia Group yang dimiliki oleh Eka Tjandranegara. Mulia Group juga dikenal dengan bisnis hotel dan properti kelas atasnya.
8. Keluarga Riady (Lippo Karawaci, Tbk.): Lippo Mall Kemang adalah salah satu dari banyak pusat perbelanjaan yang dimiliki Lippo Group, sebuah konglomerasi besar di Indonesia yang dikelola oleh Keluarga Riady. Lippo Group dikenal dengan portofolio bisnis properti dan ritelnya yang luas.
9. Tan Kian: Nama ini terkait erat dengan pengembangan Pacific Place, salah satu mal mewah yang menjadi favorit para pengunjung kelas atas di Jakarta.
Kesimpulan: Kekayaan dan Pengaruh di Balik Pusat Perbelanjaan
Daftar di atas menunjukkan bahwa di balik kemegahan mal-mal mewah di Jakarta terdapat sejumlah konglomerat berpengaruh yang telah berkontribusi besar terhadap perkembangan sektor properti dan ritel di Indonesia. Kehadiran mereka tidak hanya membentuk lanskap perbelanjaan, tetapi juga mencerminkan dinamika ekonomi dan bisnis di negara ini.
Nama-nama tersebut merupakan bagian kecil dari kisah sukses yang lebih besar, menggambarkan bagaimana ketajiran dan visi bisnis mampu membentuk ikon-ikon perbelanjaan yang kita kenal hingga saat ini.





