Platform media sosial Truth Social, milik Donald Trump, kembali menjadi sorotan setelah mengajukan permohonan untuk meluncurkan Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Langkah ini diambil di tengah meningkatnya perdebatan politik seputar mata uang kripto dan menunjukkan ambisi Trump untuk memasuki dunia keuangan digital. Pengajuan dilakukan melalui NYSE Arca, bagian dari Bursa Efek New York, oleh Truth Social berkolaborasi dengan Yorkville America Digital dan Trump Media & Technology Group (TMTG).
Truth Social dan ETF Bitcoin Spot: Sebuah Langkah Strategis
Pengajuan ETF Bitcoin spot oleh Truth Social menandai langkah signifikan perusahaan ke dalam pasar aset kripto yang semakin berkembang. Jika disetujui SEC, ETF ini akan melacak harga Bitcoin secara langsung (spot), berbeda dengan ETF berbasis kontrak berjangka yang sudah ada. Produk ini dirancang untuk menjadi bagian dari portofolio digital Truth.Fi, platform fintech milik Trump Media yang masih dalam pengembangan.
Kehadiran merek Truth Social diharapkan dapat meningkatkan daya tarik ETF ini dan memperkuat posisi Trump Media di pasar keuangan digital. Langkah ini juga dianggap sebagai strategi politik yang cerdas, mengingat meningkatnya minat terhadap aset digital dan citra nasionalis yang selalu diusung Trump.
Persaingan Ketat dan Potensi Konflik Kepentingan
ETF Truth Social akan menghadapi persaingan yang cukup ketat. Saat ini terdapat 11 ETF Bitcoin spot aktif di pasar, salah satunya adalah iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) milik BlackRock yang mengelola aset sekitar $69 miliar. Ini menjadi tantangan bagi Truth Social untuk menarik investor dalam skala besar.
Kekhawatiran juga muncul mengenai potensi konflik kepentingan. Kepemilikan mayoritas Truth Social telah dialihkan ke perwalian yang dikelola oleh Donald Trump Jr., menimbulkan pertanyaan tentang netralitas dan transparansi operasional ETF mengingat keterkaitan langsung keluarga Trump dengan proyek tersebut.
Tantangan yang Dihadapi Truth Social ETF
Yorkville America Digital belum merinci biaya manajemen dan simbol ticker ETF. Mereka juga harus mengajukan dokumen tambahan, termasuk pernyataan pendaftaran S-1, untuk menjelaskan secara detail mekanisme kerja ETF, target investor, dan rencana operasionalnya. Proses peninjauan oleh SEC diperkirakan akan memakan waktu 240 hari.
Persaingan ketat dari ETF Bitcoin spot yang sudah ada, seperti yang ditawarkan BlackRock, merupakan hambatan besar bagi penetrasi pasar ETF Truth Social. Menarik investor dalam jumlah signifikan akan menjadi tantangan utama.
Ekspansi Bisnis dan Rencana Masa Depan Trump Media
Peluncuran ETF Bitcoin spot ini bukanlah upaya pertama Trump Media dalam bidang investasi kripto. Pada Februari lalu, mereka juga mengajukan ETF lain bernama “Truth.Fi Bitcoin Plus”, yang direncanakan akan mengelola dana hingga USD 250 juta.
Trump Media juga berencana mengintegrasikan token kripto dan dompet digital ke dalam layanan streaming mereka, Truth+. Ini akan memungkinkan pengguna untuk membayar langganan dengan token utilitas internal, yang nantinya akan digunakan untuk transaksi di seluruh ekosistem Truth Social.
Kesimpulannya, langkah Trump Media memasuki pasar ETF Bitcoin spot melalui Truth Social merupakan strategi yang ambisius, namun juga berisiko. Persaingan ketat, potensi konflik kepentingan, dan proses persetujuan SEC akan menentukan keberhasilan proyek ini. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada kemampuan Truth Social untuk meyakinkan investor di tengah pasar yang sudah ramai dan penuh tantangan. Perkembangan selanjutnya akan sangat menarik untuk diikuti.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan memberikan informasi dan bukan sebagai saran investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Lakukan riset dan analisis terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi kripto.





